SuaraKalbar.id - Di zaman modern ini, beragam barang ditawarkan lewat online shop atau toko online, termasuk bahan makanan. Selain variasinya beragam, barang yang dijual di olshop juga disebut lebih terjangkau.
Seorang warganet membagikan cerita saat dirinya tergiur bumbu masakan di olshop. Ia tergoda dengan bumbu masak makanan China instan yang dijual Rp 20 ribu per bungkus.
Pembeli itu lantas bertanya kepada penjual tentang ketersediaan barang dan tanggal kadaluwarsa lewat chat.
"3 bungkus ada kak? expirednya kapan?," tanyanya.
Tak berselang lama, penjual pun menimpali. Ia mengatakan barang yang ditanyakan ada.
"Ada kak (barangnya). Tanggal 15/8 kak," jawab penjual.
Merasa tak mendapat penjelasan jelas, pembeli bertanya tahun expired bumbu makanan yang ditawarkan karena penjual hanya menyebutkan tanggalnya.
"Tahun berapa kak?" tanyanya.
"2021," timpal penjual.
Baca Juga: 4 Tips Hemat Pengeluaran saat Belanja Online
Mendapat balasan seperti itu, pembeli dibuat heran. Sebab, tanggal tersebut sudah lewat.
"Sudah expired dong?" kata dia.
Tak berselang lama, penjual memberikan pengakuan. Ia dengan jujur memang sengaja menawarkan bahan makanan kadaluarsa.
"Iya kak, harganya murah karena expired kak," sahutnya.
Sementara si pembeli tampak tak membalas, diduga karena syok mengetahui barang kadaluarsa ditawarkan.
Cerita ini lantas jadi bulan-bulanan warganet setelah dibagikan oleh akun Twitter txtdarionlshop. Tak sedikit yang dibuat heran dengan pengakuan penjual olshop.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal