SuaraKalbar.id - Teras Parit Nanas. destinasi wisata baru di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Teras Parit Nanas mengusung konsep waterfront di tepian sungai Landak.
Pengembangan destinasi wisata ini merupakan dari Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) milik pemerintah kota Pontianak yang sekaligus berfungsi sebagai tempat wisata dan jadi nilai tambah sekaligus mengurangi kawasan kumuh di Kota Khatulistiwa.
Taman ini terletak di kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, yang berlokasi di tepian sungai Landak persis di bawah jembatan Landak.
Pembangunan dari Taman Teras Parit Nanas ini menelan anggaran sekitar Rp 17 miliar bersumber dari APBN, pembangunan dan penataan ini merupakan bagian dari penataan waterfront di Pontianak Utara.
Dari taman ini masyarakat Pontianak dapat menikmati pemandangan sungai dari sisi utara dan indahnya panorama matahari terbenam di sore hari . Dengan adanya waterfront ini juga menambah daftar tempat wisata yang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Pontianak.
Sedangkan pada malam hari di Teras Parit Nanas ini juga cukup ramai, dengan pemandangan lampu-lampu kota. Terlebih lagi untuk menikmati kawasan ini masyarakat tak perlu membayar satu rupiah pun alias gratis, sehingga dalam hal ini pemerintah kota juga mengharapkan masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan tempat wisata dan fasilitas publik yang telah dibangun.
Fungsi Waterfront
Sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Barat, tentunya kota Pontianak memiliki jumlah penduduk yang tinggi juga. Perkembangan ini menyebabkan terjadinya perubahan terhadap struktur kota, yang dapat mengarah ke kemerosotan suatu lingkungan pemukiman.
Berdasarkan Breen dalam Soesanti (2010:116), berdasarkan fungsinya waterfront dibedakan menjadi empat jenis yaitu
Baca Juga: Kakak Polisikan Adik karena Gadaikan Sepeda Motor Rp 3,5 Juta
- Mixed-used waterfront merupakan sebuah kombinasi waterfront yang terdiri dari area perumahan, perkantoran, restoran, pasar, rumah sakit dan tempat-tempat kebudayaan.
- Recreational waterfront merupakan sebuah kawasan waterfront yang menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan rekreasi, seperti taman, arena bermain, tempat pemancingan dan fasilitas untuk kapal pesiar.
- Residental waterfront merupakan sebuah kawasan perumahan, hotel, apartemen dan lain sebagainya yang dibangun di tepi perairan.
- Working waterfront merupakan sebuah tempat untuk industri nelayan, kegiatan komersial, reparasi kapal pesiar, industri dan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelabuhan.
Konsep Penataan Area Waterfront Taman Parit Nanas
Mengutip tulisan ilmiah Rizky Putranto yang berjudul "Strategi Penataan Bangunan pada Kawasan di Bantaran Pari Nanas Dalam Rangka Pengembalian Sungai", penataan area waterfront Teras Paris Nanas mengacu pada konsep development.
Kawasan tersebut sebelumnya area kumuh dengan infrastruktur jalan kayu tak terawat dan nyaris rusak. Dengan penataan waterfront berkonsep development, kawasan tersebut diharapkan akan meningkatkan kualitas lingkungan dan sekitar, termasuk pola hidup masyarakat di sana.
Itulah keistimewaan Teras Paris Nanas, wisata di Pontianak terbaru.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Promo Indomaret Akhir Pekan, Harga Mulai Rp8 Ribuan untuk Kebutuhan Harian
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Benarkah Masalah Sampah di Pontianak Sudah Selesai?
-
Saat Warga Kalbar Berbondong ke Emas, Benarkah Tabungan Biasa Mulai Ditinggalkan?
-
Rp170 Miliar Uang Negara Kasus Bauksit Diselamatkan, Tapi Kejati Kalbar Belum Tetapkan Tersangka
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus