SuaraKalbar.id - Cara mengaktifkan speedometer di Google Maps. Hal ini mungkin wajib diketahui pada bikers sepeda motor dan goweser pesepeda.
Google Maps merupakan aplikasi peta andalan bagi pengguna Android. Dengan mengaktifkan Speedometer di Google Maps, Anda bisa mengetahui seberapa cepat kendaraan saat melaju secara real-time.
Tak hanya itu, pengguna juga dapat mengatur Speed Limit atau batas kecepatan maksimal yang ada dalam Google Maps.
Fitur tersebut sangat berguna agar pengguna Google Maps dapat menerima peringatan ketika mereka melaju terlalu cepat dalam berkendara.
Berikut cara mengaktifkan Speedometer di Google Maps:
- Buka aplikasi Google Maps
- Klik gambar profil pengguna di pojok kanan atas.
- Masuk ke menu Setting (Setelan) > Navigation Settings (Setelan Navigasi)
- Pada menu Setelan Navigasi, Anda dapat menggeser bar ke arah kanan untuk mengaktifkannya.
- Tak hanya menampilkan Speedometer, menu Setelan Navigasi juga memungkinkan pengguna untuk melakukan kustomisasi terhadap jalur yang akan dipilih. Pengguna dapat memilih rute untuk menghindari jalan raya (mencari jalan tikus) dan menghindari jalan tol.
- Menu Setelan Navigasi memungkinkan kita untuk menghidupkan notifikasi pengemudi. Pengguna dapat memperoleh perkiraan waktu tiba ke tujuan bila Anda terhubung ke Bluetooth mobil.
- Speed Limit juga dapat diaktifkan pada menu Navigation Settings. Untuk mengaktifkannya, kalian perlu mengetuk gambar profil di Google Maps > Setting (Setelan) > Navigation Settings (Setelan Navigasi) > pilih menu Speed Limit.
Dikutip dari NDTV, fitur batas kecepatan tersedia di Asia, Eropa, Amerika Selatan, Inggris, dan AS untuk pengguna tertentu. Google secara bertahap memasukkan fitur ini pada pengguna dalam wilayah yang berbeda.
Jika regional Anda sudah terpilih, maka kalian dapat mengaktifkan Speed Limit.
Berita Terkait
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan
-
Banyak yang Baru Sadar, 5 Fitur Android Ini Belum Ada di iPhone
-
4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi
-
4 HP Redmi Terbaik 2026 Menurut Reviewer Gadget untuk Multitasking hingga Gaming
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Viral Video Tak Senonoh Tayang di Videotron Pemkab Melawi, Begini Dugaan Penyebabnya
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran