SuaraKalbar.id - Daftar nama-nama raja Kutai Kertanegara dan peninggalan kerajaan kutai. Kesultanan Kutai Kertanegara salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di Indonesia.
Lantas apa saja peninggalan Kerajaan Kutai yang masih dapat kita lihat hingga sekarang? Diperkirakan, Kerajaan Kutai berdiri pada abad ke-5 Masehi atau sekitar 400 tahun Masehi ini terletak di tepi sungai Mahakam, Muarakaman, Kalimantan Timur.
Kerajaan Kutai yang juga dikenal sebagai kerajaan Hindu tertua ini dipimpin oleh seorang raja yang bernama Kudungga sebagai raja pertamanya, sebelum akhirnya diteruskan oleh sang anak yang bernama Aswawarman.
Peninggalan-peninggalan bersejarah yang berikaitan dengan Kerajaan Kutai kini tersimpan dan tersusun rapi pada sebuah museum yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni museum Mulawarman.Bukti Peninggalan Kerajaan Kutai
Ditemukannya benda-benda dan bangunan bersejarah merupakan salah satu bentuk bukti eksistensi sebuah kerajaan, berikut adalah beberapa bukti peninggalan kerajaan Kutai yang masih dapat kita lihat sampai saat ini:
1. Kura-kura Emas
Saat ini perhiasan yang dulunya digunakan sebagai salah satu bentuk persembahan yang diberikan oleh pangeran asal Kerajaan China kepada Putri Sultan Kutai yang bernama Aji Bidara Putih ini disimpan Museum Mulawarman.
2. Pedang Sultan Kutai
Pedang yang saat ini disimpan pada Museum Nasional Jakarta ini merupakan sebuah pedang yang terbuat dari bahan emas yang padat. Di bagian gagang pedang terdapat ukiran seekor harimau yang sedang bersiap menerkam musuh. Sedangkan ujung sarung pedang dihiasi ukiran seekor buaya.
Baca Juga: 5 Peninggalan Kerajaan Kutai dan Daftar Nama-nama Pemimpinnya
3. Kalung Ciwa
Benda yang berbentuk perhiasan ini dipercaya dibuat pada masa kepemimpinan Sultan Aji Muhammad, kalung ciwa ditemukan pada tahun 1890 oleh warga sekitar di Danau Lapan, Muara Kaman.
4. Kalung Uncal
Pasca akuisisi yang dilakukan oleh kerajaan Kutai Kartanegara terhadap kerajaan Kutai Martadipura kalung uncal menjadi salah satu atribut wajib yang selalu dikenakan oleh Sultan Kartanegara. Sebuah perhiasan yang terbuat dari emas dengan bobot 170 gram ini memiliki ukiran hiasan yang menceritakan tentang kisah Ramayana.
Ketopong merupakan sebuah mahkota peninggalan Kerajaan Kutai yang terbuat dari bahan dasar emas seberat 1,98 kg, ketopong sultan ditemukan pada sekitar tahun 1890 di daerah Muara Kaman, Kutai Kartanegara. Saat ini barang bersejarah tersebut disimpan pada Museum Nasional Jakarta dan replikanya disimpan di museum Mulawarman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak