SuaraKalbar.id - Profil Aziz Syamsuddin. Aziz Syamsudin baru ditangkap KPK. Aziz Syamsuddin ditangkap KPK di rumahnya. Aziz Syamsuddin jadi tersangka kasus suap.
Aziz Syamsuddin adalah seorang politisi yang lahir di Jakarta, 31 Juli 1970. Ia merupakan anggota DPR RI dari fraksi Partai Golkar.
Aziz Syamsuddin menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung II. Ia mengisi jabatan di Komisi III yang membidangi Politik dan keamanan.
Sebelumnya Aziz Syamsuddin memimpin Ketua Komisi III DPR RI pada periode 2014-2019. Namun pada tahun 2016, Aziz ditunjuk sebagai sekretaris fraksi Partai Golkar mendampingi Setya Novanto yang menjabat sebagai ketua fraksi.
Setya Novanto akhirnya mengumumkan pergantian Ketua Komisi III dari fraksi Partai Golkar, yakni Bambang Soesatyo.
Aziz Syamsuddin juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang-Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar.
Riwayat Pendidikan Aziz Syamsuddin
Berikut ini adalah riwayat pendidikan Aziz Syamsuddin.
- SDN Jember LOR III (1977 – 1983)
- SMPN III Jember (1983 – 1986)
- SMAN Padang (1986 – 1989)
- S1 Fakultas Ekonomi Univ Krisnadwipayana, Jakarta (1993)
- S1 Fakultas Hukum Univ. Trisakti, Jakarta (1993)
- S2 University of Western Sydney, Australia (1998)
- S2 Hukum Univ Padjajaran, Bandung (2003)
- S3 Bidang Hukum Pidana Internasional Univ Padjajaran, Bandung (2007)
Riwayat Organisasi Aziz Syamsuddin
Baca Juga: Bungkam saat Digiring ke KPK, Penampakan Azis Syamsuddin Setelah Dijemput Paksa
Berikut ini adalah riwayat organisasi Aziz Syamsuddin.
- Ketua PPK Kosgoro 1957
- Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Bappilu DPP Partai Golkar
- Bendahara Umum PB PABBSI
Riwayat Karier Aziz Syamsuddin
Berikut ini adalah riwayat pekerjaan/karir yang pernah dijalankan oleh Aziz Syamsuddin.
- Konsultan PT AIA Insurance (1992–1993)
- Officer Development Program VII PT. Panin Bank (1994–1995)
- Advokat Kantor Advokat dan Pengacara Gani Djemat dan Partner (1994)
- Pendiri Syam dan Syam Law Office Jakarta
- Anggota DPR RI (2009–2014)
- Anggota Komisi III DPR RI
- Anggota DPR RI (2014–2019)
- Ketua Komisi III DPR RI
- Anggota DPR RI (2019–2024)
- Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan
- Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang-Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar
Ditangkap KPK
KPK tangkap Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DRR. Azis Syamsuddin ditangkap setelah mangkir dari pemeriksaan hari ini Jumat (24/9/2021).
Azis Syamsuddin telah ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Resmi Pakai Rompi Oranye
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi