SuaraKalbar.id - Wisata Sungai Kapuas Pontianak tidak boleh dilewatkan dari daftar perjalanan traveling Anda. Sebab Sungai kapuas merupakan sungai terpanjang yang ada di Kalimantan sekaligus di Indonesia.
Panjang dari sungai ini mencapai 1.143 kilometer yang dimulai dari pegunungan Muller hingga selat Karimata (laut Cina).
Sungai Kapuas telah menjadi jalur transportasi sejak zaman dahulu, yang menghubungkan satu daerah ke daerah lain serta menjadi sumber mata pencaharian, dan tempat hidup bagi hewan dan tumbuhan.
Sungai Kapuas terletak di Provinsi Kalimantan Barat, dan melalui lima kabupaten yaitu kabupaten Kapuas Hulu, kabupaten Sintang, kabupaten Sanggau, kabupaten sekadau, dan yang terakhir adalah kota Pontianak.
Tak diragukan lagi bahwa sungai Kapuas memiliki daya tarik yang besar bagi para wisatawan sekitar maupun dari luar daerah Pontianak.
Para wisatawan dapat mengunjungi sungai ini pada jam berapapun karena tempat wisata ini dibuka selama 24 jam.
Jam terbaik untuk mengunjungi sungai kapuas adalah sekitar pukul 16.00 ketika matahari sudah tidak terlalu terik.
Kamu bisa menghabiskan waktu sambil duduk bersantai dengan panorama sungai yang membentang sepanjang mata melihat.
Kamu juga dapat mencoba berbagai wahana permainan yang disediakan seperti menyusuri sungai menggunakan kapal wisata, mengunjungi situs budaya dan religi, kayak, dan aktivitas lain sembari menikmati indahnya semburat cahaya matahari terbenam.
Baca Juga: Liburan ke Pontianak, Wajib Cobain Makanan ini!
Semakin gelap maka kawasan ini semakin dipadati oleh para pengunjung, kamu juga dapat menemukan para pedagang makanan yang menjajakan makanannya di atas kapal-kapal nelayan di sepanjang pinggiran sungai Kapuas.
Salah satu titik favorit para remaja Pontianak adalah air mancur warna-warni yang terletak di pintu masuk Alun-alun Kapuas.
Sedangkan di pagi hari, kamu dapat menggunakan tempat ini untuk melakukan olahraga seperti lari, yoga atau aktivitas kebugaran lainnya.
Kamu juga dapat melihat secara langsung aktivitas masyarakat sekitar di sungai ini seperti lalu lalang kapal penumpang yang melintas.
Untuk masuk ke kawasan sungai Kapuas kamu tidak dikenakan biaya apapun.
Selain itu juga dari sungai Kapuas kamu dapat menjelajah tempat-tempat wisata yang ada disekitar sungai Kapuas, dengan menyebrangi menggunakan kapal seperti Istana Kadriah Pontianak yaitu tempat untuk mengetahui perjalanan sejarah kota Pontianak, kemudian juga ada tempat wisata taman Makam Batu Layang.
Tag
Berita Terkait
-
Waduh! Pasutri di Pontianak Ini Nekat Curi Toa Masjid, Aksinya Terekam CCTV
-
Kaca Kantor Bank Sinarmas di Pontianak Pecah Diketapel OTK, Polisi Buru Pelaku
-
Jelajah Puncak Tahlut Melawi di Kalimantan Barat
-
PON Papua: Atlet Sepatu Roda Rifa Moza Sumbang Medali Pertama Kaltim
-
Polda Kalimantan Selatan Tangkap Komplotan Gendam Lintas Provinsi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
BRI Cetak Wirausaha Baru dari Kalangan PMI, Cirebon Jadi Fokus Program
-
Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas