SuaraKalbar.id - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Pontianak diklaim semestinya masuk level 2. Hal ini berdasarkan indikator risiko penularan Covid-19.
"Kalau berdasarkan pada beberapa indikator risiko atau penularan, sejatinya Pontianak sudah masuk dalam PPKM Level 2, dari jumlah penderita per minggu per seratus penduduk, itu kita sudah rendah levelnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak di Provinsi Kalimantan Barat Sidiq Handanu.
Selain itu, dia menambahkan, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan angka kematian akibat penyakit itu sudah rendah, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah turun menjadi 12 persen.
Angka kasus positif Covid-19 dibandingkan dengan jumlah pemeriksaan sudah di bawah lima persen.
"Saat ini zona risiko wilayah di Kota Pontianak masih pada zona kuning atau PPKM Level 3," katanya dilansir dari Antara, Rabu (29/9/2021).
Menurutnya, evaluasi mengenai risiko penularan COVID-19 akan dilakukan lagi pada 4 Oktober 2021.
Berita Terkait
-
Makin Banyak Orang Miskin di Kota Pontianak karena Pandemi COVID-19
-
Kasus COVID-19 Menurun, PPKM Jakarta Turun ke Level 2?
-
Termotivasi Lionel Messi, Ilham Putra Yuda Segera Gabung Club di Spanyol
-
Peresmian Taman Teras Parit Nanas, Momentum Menata Kawasan Lebih Rapi
-
Baca Nih, Aturan Baru Nonton Bioskop Masa PPKM Mulai Berlaku
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional