SuaraKalbar.id - Atlet Kalimantan Barat atau Kalbar peraih Medali Emas PON Papua dapat uang Rp 100 juta. Hal itu dipastikan Pengurus KONI Kalimantan Barat, Syamsudin Oding.
Menurutnya, pemberian bonus bagi peraih medali anggar tujuannya buat memberikan dorongan dan semangat tambahan bagi atlet yang bakal berlaga. Apalagi saat ini cabang anggar di level nasional tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Memang, saya janjikan bonus Rp100 juta bagi atlet anggar yang berhasil membawa pulang medali emas ke Kalimantan Barat. Saya tadi juga sudah bicarakan niat ini kepada ketua anggar Kalbar, dan beliau juga mau memberikan bonus jika ada atletnya berhasil meraih medali emas,” kata Syamsudin Oding, melalui rilis tertulisnya di Marauke, Papua, Jumat (1/10/2021).
Beberapa atlet anggar Kalbar bahkan sudah pernah mewakili Indonesia ke level internasional, salah satunya Verdiana yang saat ini sudah menjadi pelatih.
Ia ingin para atlet PON Kalbar yang tengah berjuang mengharumkan nama Kalbar ini prestasinya ke depan bisa melebihi seniornya.
Saat melihat langsung para atlet ini latihan, sehingga dia optimistis bahwa atlet Kalbar bisa meraih medali di PON XX Papua.
Sementara itu, pelatih Verdiana Rihandini mengaku optimistis para atletnya bisa meraih medali di PON XX Papua, karena saat ini peluang Kalbar untuk mendapatkan medali potensinya sama dengan daerah lain.
“Tim anggar PON Kalbar miliki peluang yang sama dengan kontingen daerah lain, untuk mendapatkan medali, sebab dua tahun terakhir ini event pertandingan tidak ada, sehingga setiap daerah sama-sama mulai dari awal,” katanya.
Dia menjelaskan, di PON kali ini atlet-atlet anggar senior tidak dibolehkan ikut serta dalam PON.
Baca Juga: Berkat PON XX Papua, Para Pedagang Souvenir Khas Merauke Untung Berlipat
Aturan batas umur maksimal 26 tahun sehingga menguntungkan para atlet muda untuk bersaing merebut medali, dan membuat kontingen Kalbar juga berpeluang besar bisa mendapatkan medali.
Ia menyebutkan, salah satu atlet anggar Kalbar, Mery yang bermain di kategori floret putri miliki peluang untuk dapat medali. Pengalaman dia bertanding di PON lalu, yang mampu menyumbang perunggu, kemudian menyumbang emas di kategori beregu.
"Mery, salah satu atlet kita ini bisa menjadi modal dia bisa tampil lebih baik lagi di PON XX Papua. Selain Mery, semua atlet anggar Kalbar ini juga miliki peluang sama, sebab senior dipastikan tidak bisa turun,” ujarnya.
KONI Kalbar mengirim sembilan tim anggar yang mengikuti PON XX Papua, yakni Mery Ananda, Indah Nur Syafarin, Masyithah, Oktavianus Harry, Rayhan Maulidzar, Yan Ardiyan, Hasma Najuda, Firzanur F, dan M Ridho. (Antara)
Berita Terkait
-
Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons
-
Review Good Boy: Aksi Brutal Mantan Atlet Jadi Polisi yang Bikin Tegang
-
Musuh Terbesar Atlet Wanita Bukan Lawan di Lapangan, Tapi Stigma dan Body Shaming!
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?