SuaraKalbar.id - Seorang ayah tega mencabuli anak kandungnya sendiri selama bertahun-tahun di kediamannya, di salah satu desa di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Pelaku berinisial NM ini akhirnya ditangkap aparat Tim Reskrim Polsek Teluk Keramat, di tempat persembunyiannya yang berada di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh.
Kapolres Sambas, AKBP Laba Meliala, melalui Kapolsek Teluk Keramat, Iptu Eko Zainuddin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian ini terungkap atas dasar dari laporan bibi korban yang mendapat pengaduan dari korban, sebut saja Mawar, yang mengatakan bahwa ayahnya telah melakukan perbuatan cabul terhadap dirinya.
“Menurut laporan, pelaku melakukan perbuatan bejatnya terhadap korban sejak 2014 sampai 2021 sejak sang anak masih berusia enam tahun,” terangnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (22/1/2022).
Sedangkan modusnya, pelaku melakukan perbuatan bejat itu saat sang anak kandung minta uang. Pelaku memanfaatkan ini untuk mengajak bersetubuh.
Setelah melakukan perbuatan bejat, pelaku mengancam Mawar untuk tidak memberitahukan kepada siapapun aksi bejatnya. Siapa sangka, Mawar menuruti permintaan bejatnya tersebut.
“Pelaku melakukan perbuatan bejatnya terakhir pada Desember 2021, korban merasa sudah tidak tahan lagi dan kemudian memberitahukan perlakuan sang ayah kepada bibinya,” ujarnya.
Atas dasar laporan tersebut, Tim Reskrim Pelaku melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sempat melarikan diri ke Desa Temajuk Kecamatan Paloh.
Pelaku ditangkap oleh anggota Polsek Teluk Keramat dipimpin langsung Kapolsek dan dibantu anggota Pol subsektor Temajuk dan Satgas Pamtas 643/WNS di tempat persembunyiannya.
Baca Juga: Bikin Pilu! Pria Ini Cabuli Anak Tiri hingga Pendarahan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah