Bella
Rabu, 02 Februari 2022 | 17:53 WIB
Rumah Budaya setelah dilakukan restorasi.(istimewa)

SuaraKalbar.id - Pontianak tidak hanya dikenal dengan kuliner khas yang menggugah selera, tapi juga berbagai warisan budaya dan adat istiadatnya.

Satu diantara warisan budaya yang ada di Kota Pontianak, yakni rumah tua yang memiliki ornamen khas di tepian Sungai Kapuas, tepatnya di Gang H Salmah Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara.

Berikut potret rumah budaya sebwlum dan sesudah direnovasi itu:

1. Bangunan sebelum direnovasi

Potret lawas Rumah Budaya Pontianak. (Istimewa)


Bangunan tua ini, dahulu merupakan bangunan milik keluarga besar dari ahli waris Abdurrachman Arief.

Rumah bermaterial kayu belian itu dibangun sejak 1918 atau telah berusia di atas 100 tahun.

Kemudian oleh ahli waris, rumah yang sudah nyaris roboh itu dihibahkan kepada Pemkot Pontianak untuk dipugar atau direstorasi seperti bentuk aslinya.


2. Potret ketika bangunan setengah jadi

Potret Rumah Budaya setelah dilakukan pemugaran. (istimewa)

Pada maret tahun lalu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdy Kamtono mengumumkan pengerjaan bangunan tersebut sudah mencapai 30 persen.

Baca Juga: Rumah Budaya Destinasi Baru Wisata Kota Pontianak Siap Dioperasikan Tahun Ini

Bangunan yang sebelumnya sudah termakan usia ini, memiliki luas tanah 1.428 meter persegi.

Bangunan tersebut akan direstorasi dengan mengembalikan bentuk aslinya beserta material aslinya yakni kayu belian.

Nantinya akan menjadi salah satu titik destinasi baru untuk Kota Pontianak yang bisa diakses lewat darat maupun sungai.

3. Tampak megah usai direstorasi

Potret Rumah Budaya setelah dilakukan restorasi. (istimewa)

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, progres pembangunan atau restorasi rumah tua menjadi Rumah Budaya itu sudah 100 persen rampung.

"Tahun ini kami pastikan bangunan ini bisa segera difungsikan," ujarnya usai penanaman pohon di Taman Pramuka Booster PDAM, Rabu (2/2/2022).

Load More