SuaraKalbar.id - Pontianak tidak hanya dikenal dengan kuliner khas yang menggugah selera, tapi juga berbagai warisan budaya dan adat istiadatnya.
Satu diantara warisan budaya yang ada di Kota Pontianak, yakni rumah tua yang memiliki ornamen khas di tepian Sungai Kapuas, tepatnya di Gang H Salmah Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara.
Berikut potret rumah budaya sebwlum dan sesudah direnovasi itu:
1. Bangunan sebelum direnovasi
Bangunan tua ini, dahulu merupakan bangunan milik keluarga besar dari ahli waris Abdurrachman Arief.
Rumah bermaterial kayu belian itu dibangun sejak 1918 atau telah berusia di atas 100 tahun.
Kemudian oleh ahli waris, rumah yang sudah nyaris roboh itu dihibahkan kepada Pemkot Pontianak untuk dipugar atau direstorasi seperti bentuk aslinya.
2. Potret ketika bangunan setengah jadi
Pada maret tahun lalu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdy Kamtono mengumumkan pengerjaan bangunan tersebut sudah mencapai 30 persen.
Baca Juga: Rumah Budaya Destinasi Baru Wisata Kota Pontianak Siap Dioperasikan Tahun Ini
Bangunan yang sebelumnya sudah termakan usia ini, memiliki luas tanah 1.428 meter persegi.
Bangunan tersebut akan direstorasi dengan mengembalikan bentuk aslinya beserta material aslinya yakni kayu belian.
Nantinya akan menjadi salah satu titik destinasi baru untuk Kota Pontianak yang bisa diakses lewat darat maupun sungai.
3. Tampak megah usai direstorasi
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, progres pembangunan atau restorasi rumah tua menjadi Rumah Budaya itu sudah 100 persen rampung.
"Tahun ini kami pastikan bangunan ini bisa segera difungsikan," ujarnya usai penanaman pohon di Taman Pramuka Booster PDAM, Rabu (2/2/2022).
Berita Terkait
-
Rumah Budaya Destinasi Baru Wisata Kota Pontianak Siap Dioperasikan Tahun Ini
-
Terlindas Truk, Dua Pengendara Motor di Ketapang Tewas Ditempat
-
Pimpin Sertijab, Kapolda Kalbar Titip Amanah, Gencar Vaksin hingga Antisipasi Karhutla
-
Kasongan sebagai Wisata Edukasi: Kenangan Sekaligus Pengalaman yang Tak Terlupakan
-
Viral! Pria ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan dalam Keadaan Tak Bernyawa, Ternyata Laka Tunggal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre