SuaraKalbar.id - Kelangkaan pasokan minyak goreng membaut sejumlah pedagang di Pasar Beringin Kota Singkawang mengeluh.
Pedagang mengeluh, lantaran kosongnya minyak goreng telah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir dan berharap pasokan minyak goreng tetap tersedia.
“Semua kosong, tidak ada barang sempat ada barang dibagikan dua kotak langsung habis,” ujar A Liem, satu diantara pedagang, melansir suarakalbar.co.id, jaringan suara.com Minggu (6/3/2022).
Menurut A Liem, minyank goreng kosong sejak pemerintah menurunkan harga minyak goreng jadi
Rp 14 ribu per liter pada bulan februari lalu.
“Jadi kasian masyarakat atau pelanggan yang datang dari jauh ternyata barangnya tidak ada,” jelasnya.
Dia mengaku telah berupaya menghubungi pihak distributor atau agen dari minyak goreng, namun jawabannya masih kosong dan belum tersedia di gudang penyimpanan minyak goreng.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Jawa Timur, Bali Datangkan 50 Ton Minyak Goreng Curah
-
Jatim Diguyur Jutaan Liter Minyak Goreng, Tapi Masih Langka; Gubernur Khofifah Bingung: Hitung Matematikanya Surplus
-
Polisi Bekuk Bandar Narkoba di Singkawang, Kedapatan Simpan Sabu Seberat 1,6 Kilogram
-
Simak! Ternyata Ini Penyebab Minyak Goreng Langka di Sintang
-
Gandeng Komunitas, Pemkot Bekasi Salurkan 10 Ribu Liter Minyak Goreng
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
BRI Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Perbanas Menyatakan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional