SuaraKalbar.id - Rapat Badan Musyawarah (Banmus) di Kantor DPRD Mempawah sempat diwarnai kericuhan, pada Selasa (8/3/2022) sekitar pukul 14.15 WIB.
Kericuhan yang melibatkan Ketua DPRD, Ria Mulyadi dengan Ketua Fraksi Hanura, Tri Margono itupun sempat saling lempar mic dan kursi, meski akhirnya dapat ditenangkan oleh Ketua Fraksi yang lain.
“Saya sangat kesal ketika Ketua DPRD mengatakan DPRD Mempawah cukup 6 Fraksi Partai saja, tanpa Fraksi Hanura dia bilang tidak masalah. Emosi mendengar pernyataan itu, saya langsung hempaskan mic dan dia (Ketua DPRD) balas dengan melempar mic. Saya balas lagi dengan melempar kursi,” terang Margono, mengutip insidepontianak.com, jaringan suara.com.
Kericuhan tersebut diduga bermula saat Ketua DPRD, Ria Mulyadi yang dianggap keterlaluan terhadap Ketua Fraksi Hanura, Tri Margono dalam rapat Banmus.
Baca Juga: Politisi Golkar Azis Samual Masih Bungkam Terkait Kasus Pengeroyokan Ketua KNPI Haris Pertama
Margono menilai, Ketua DPRD Mempawah, seolah-olah tidak menganggap keberadaan Fraksi Hanura di Lembaga DPRD. Sebab dia menyebut, DPRD Mempawah cukup 6 Fraksi Partai saja tanpa Fraksi Hanura.
Akibat kericuhan tersebut, rapat Banmus yang awalnya membahas laporan reses dan penjadwalan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota dan pimpinan DPRD Mempawah tersebut akhirnya ditunda.
Menurut Margono, sebelum rapat jadi ricuh ia sempat mempertanyakan tentang tunjangan transportasi anggota DPRD yang sampai hari ini belum cair. Namun dijawab cetus oleh Ketua DPRD dan berdalih bahwa hal itu bukan tugasnya.
“Sebelumnya Fraksi Hanura sudah menyurati Ketua DPRD sesuai prosedur. Tetapi Ketua DPRD justru menganggap surat tersebut salah sasaran, dia bilang itu bukan domainnya, wajar saya mempertanyakan itu karena saya punya tanggungjawab terhadap fraksi saya,” katanya.
Di lain pihak, Ketua Fraksi Golkar, Safruddin Asra membenarkan adanya kericuhan itu dan sempatenyaksikan sendiri kejadian yang tak mengenakkan itu.
Baca Juga: Politisi Golkar Aziz Samual Menyangkal Terlibat Pengeroyokan Haris Pertama, Polisi: Kami Punya Bukti
Dirinyapun mengaku kecewa dan sangat menyesalkan, peristiwa tersebut sampai terjadi dalam forum resmi di sebuah lembaga terhormat.
Berita Terkait
-
Idrus Marham Pasang Badan untuk Dasco: Dia Episentrum Aspirasi Masyarakat dan Politik
-
Anggap Pertemuan Prabowo-Megawati Jadi Kebutuhan Bangsa, Golkar: Ini Teladan Buat yang di Bawah
-
Soal Peluang PDIP Gabung Pemerintahan, Golkar: kalau Bersama-sama Alhamdulillah
-
Usai Presiden Prabowo Bertemu Megawati, PDIP Bakal Gabung Kabinet? Golkar Bilang Begini
-
CEK FAKTA: Video Ricuh DPR untuk RUU Perampasan Aset Ternyata Hoaks
Terpopuler
- Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Jawa Timur, Ada Diskon hingga Bebas Denda!
- Pemain Keturunan Maluku: Berharap Secepat Mungkin Bela Timnas Indonesia
- Marah ke Direksi Bank DKI, Pramono Minta Direktur IT Dipecat hingga Lapor ke Bareskrim
- 10 Transformasi Lisa Mariana, Kini Jadi Korban Body Shaming Usai Muncul ke Publik
- Jawaban Menohok Anak Bungsu Ruben Onsu Kala Sarwendah Diserang di Siaran Langsung
Pilihan
-
6 Rekomendasi HP Murah dengan Kamera Beresolusi Tinggi, Terbaik April 2025
-
Harga Emas Terbang Tinggi Hingga Pecah Rekor, Jadi Rp1.889.000
-
Dari Lapangan ke Dapur: Welber Jardim Jatuh Cinta pada Masakan Nusantara
-
Dari Sukoharjo ke Amerika: Harapan Ekspor Rotan Dihantui Kebijakan Kontroversial Donald Trump
-
Sekantong Uang dari Indonesia, Pemain Keturunan: Hati Saya Bilang Iya, tapi...
Terkini
-
Rute dari Pontianak ke Danau Sentarum Kapuas Hulu, Lengkap dengan Pilihan Transportasi
-
Rute Pontianak ke Singkawang: Jarak, Durasi, hingga Moda Transportasi
-
Pontianak ke Putussibau: Jarak, Waktu Tempuh, dan Pilihan Transportasinya
-
Rumah Kosong Sejak Sebelum Ramadan, Ini Kata Ketua RT soal Keluarga Priguna Anugerah di Pontianak
-
Rumah Dokter PPDS Priguna di Pontianak Tampak Kosong, Ini Kata Tetangga