SuaraKalbar.id - Sebanyak 107 tiang pembatas trotoar (bollard) dan lima manhole cover di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak hilang dicuri. Akibat hilangnya perlengkapan trotoar tersebut, negara ditaksir mengalami kerugian lebih dari Rp 180 Juta
PPK 1.3 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalbar, Sapteriawuri Anggia Dewi menuturkan, hilangnya ratusan tiang pembatas trotoar dan manhole cover, di sepanjang Jalan Ahmad Yani diketahui sekitar dua minggu yang lalu.
“Kami sudah mengetahui terkait kehilangan manhole cover atau penutup saluran air sejak dua minggu terakhir, namun seiring waktu, tiang pembatas trotoar juga mengalami kehilangan,” ungkapnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (12/3/2022).
Ia menjelaskan, jika material bollard terbuat dari besi padat, lalu di tanam dan dibaut serta di las yang berfungsi untuk mencegah sepeda motor ataupun mobil naik ke trotoar demi kenyamanan pejalan kaki.
Sedangkan manhole cover adalah penutup saluran dari besi yang berfungsi untuk menutup lubang dan dapat dibuka bila ada perbaikan saluran.
“Keduanya memiliki fungsi yang penting sehingga,menyikapi hilangnya perlengkapan bangunan trotoar ini kami pun mengambil langkah untuk membuat laporan ke polda kalbar, agar ditindaklanjuti,” tuturnya.
Belajar dari kejadian ini, kedepannya untuk mencegah kehilangan perlengkapan trotoar pihak Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 BPJN Kalbar pun akan melakukan evaluasi konstruksi agar lebih susah untuk diambil oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Tag
Berita Terkait
-
Negara Merugi Rp 180 Juta Lebih di Jalan Ahmad Yani Pontianak, Seratusan Lebih Tiang Pembatas Trotoar Hilang Dicuri
-
Bertelanjang Dada di Pinggir Pantai, Ilham Putra Yuda, Pesepak Bola Pontianak yang Main di Liga Spanyol Bikin Gaduh
-
Kuliner Lidah Buaya Disebut Bakal Jadi Tombak Ekonomi Baru Jayakan UMKM Kota Pontianak
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Kedai Kopi Lokal Paling Hits di Singkawang 2026, Ada yang Legendaris Sejak 1955
-
7 Bakso dan Mie Viral di Pontianak 2026, Nomor 4 Jadi Favorit Kuliner Malam
-
Proyek Harita Group Dikebut, Kayong Utara Bersiap Jadi Pusat Industri Alumina dan Aluminium
-
Harga Tabung Gas 12 Kilogram di Ketapang Tembus Rp260 Ribu, Warga Mulai Pangkas Belanja Dapur
-
5 Pondok Pesantren Favorit di Kalimantan Barat untuk PPDB 2026, Lengkap Estimasi Biaya dan Fasilitas