SuaraKalbar.id - Kejadian pembobolan Rumah Ibadah Gereja Katholik Santa Maria di Dusun Anik, Desa Anik Dingir, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak kembali terjadi.
Setelah pada 4 Juli 2021 lalu mengalami pembobolan yang pertama, pembobolan kedua terjadi pada Minggu (27/3/2022) sekitar pukul 13.00 Wib.
Kapolsek Menyuke Iptu Dahman mengungkapkan, pada pembobolan yang terakhir ini, kronologi bermula saat Sudirman salah satu saksi mata masuk ke ruang ganti pakaian yang berada di dalam gedung gereja.
Saat berada di dalam kamar ganti pakaian tersebut, dirinya melihat jendela dan teralis bersi di ruang liturgi telah terbuka.
Selanjutnya Sudirman memberitahukan peristiwa tersebut kepada rekannya Sudomo bahwa jendela dan teralis besi terbuka diruang ganti.
Sudomo kemudian melakukan pengecekan dan mendapati 1 buah mesin rumput, 1 buat tabung gas LPG 3kg yang sebelumnya disimpan diruang ganti sudah hilang.
“Kemudian Sudomo kembali mengecek ke ruangan gereja dan melihat 1 kipas angin warna putih yang di simpan di depan altar gereja sudah hilang, dan saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus gereja lainnya,” terang Kapolsek.
Kapolsek melanjutkan, dari pengecekan yang dilakukan, diduga pelaku masuk kedalam gedung gereka melalui jendela kamar ganti dengan cara mencungkil teralis besi jendela kamar ganti.
“Untuk nilai barang yang hilang ditapsir kerugian mencapai Rp. 2.500.000, dan pada saat kejadian tidak ada petugas khusus yang menjaga,” ungkapnya.
Baca Juga: Curi Macbook Senilai Rp15 Juta, Mahasiswa Asal Semarang Terancam 5 Tahun Penjara
Usai menerima informasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mendata saksi-saksi serta melakukan koordinasi dengan pihak gereja.
“Pihak gereja belum membuat laporan resmi ke Kantor Polsek Menyuke dan rencana akan membuat laporan pada Senin (28/3),” tutupnya.
Berita Terkait
-
Curi Macbook Senilai Rp15 Juta, Mahasiswa Asal Semarang Terancam 5 Tahun Penjara
-
Cerita Penjaga Masjid di Medan soal Pria Bergamis Curi Kotak Infak: Dulu Pernah Juga Kejadian
-
Viral Aksi Nekat Maling Bobol Indekos Terekam CCTV, Publik: Bertaruh Nyawa demi Barang Tak Seberapa
-
Heboh Pria Bergamis Curi Kotak Infak di Masjid Medan
-
4 Tips Agar Terhindar Dari Pembobolan ATM, Pahami Bedanya Phising dan Skimming
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Proyek Harita Group Dikebut, Kayong Utara Bersiap Jadi Pusat Industri Alumina dan Aluminium
-
Harga Tabung Gas 12 Kilogram di Ketapang Tembus Rp260 Ribu, Warga Mulai Pangkas Belanja Dapur
-
5 Pondok Pesantren Favorit di Kalimantan Barat untuk PPDB 2026, Lengkap Estimasi Biaya dan Fasilitas
-
1.800 Warga Lokal Terserap Industri Bauksit Pulau Penebang
-
Di Balik Megahnya Kawasan Industri Pulau Penebang Ada 2 Perempuan Tangguh Menaklukkan Risiko Tinggi