SuaraKalbar.id - Meski berpuasa, tubuh sangat mebutuhkan cairan untuk dapat beraktifitas normal, oleh sebab itu, asupan mineral dan oksigen yang cukup sangat diperlukan.
Cairan di dalam tubuh berfungsi untuk menghasilkan, menyerap, dan menghantarkan panas ke seluruh bagian tubuh dalam menjaga kestabilan suhu tubuh.
Jika tubuh kita mengalami kekurangan asupan cairan, maka akan mengakibatkan kondisi dehidrasi dan sering dialami setiap orang yang berpuasa yakni rasa haus.
Mengatasi hal ini, diperlukan cairan dengan minum air 8 (delapan) gelas sehari agar tubuh kuat dan tidak mudah lelah selama berpuasa.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa dan Jadwal Sholat Tangerang Banten Selasa 5 April 2022
irektorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, mengutip laman nu.or,id merekomendasi konsumsi air putih di malam hari untuk menjaga agar kebutuhan cairan di siang hari tetap mencukupi selama berpuasa.
Namun, dalam mengonsumsi air mineral, seseorang juga perlu mempertimbangkan waktu yang tepat sehingga fungsi cairan dalam tubuh menjadi maksimal.
Adapun jadwal waktu minum air putih sebanyak 8 gelas di malam hari untuk memenuhi cairan tubuh selama berpuasa yakni: 1 (satu) gelas setelah bangun tidur, 1 (satu) gelas selepas sahur, 1 (satu) gelas saat berbuka puasa, 1 (satu) gelas setelah shalat Maghrib, 1 (satu) gelas setelah makan malam, 1 (satu) gelas setelah shalat Tarawih, 1 (satu) gelas setelah shalat Isya, dan 1 (satu) gelas sebelum tidur.
Selain mengatur jadwal konsumsi air putih di malam hari, tak kalah penting adalah selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka.
Tidak kalah penting juga menghindari makanan berlemak tinggi ketika sahur dan berbuka. Hal tersebut dikarenakan makanan yang mengandung gula dan lemak tinggi akan mudah diserap tubuh, sehingga mudah merasa lapar.
Baca Juga: Toleransi Beragama, Wihara Dharma Bhakti Taman Sari Gelar Buka Puasa Bersama selama Ramadhan
Orang yang berpuasa juga harus bergerak untuk menjaga metabolisme tubuh dengan beraktivitas fisik ringan, minimal 30 menit setiap harinya sehingga tubuh sehat, bugar dan produktif di bulan Ramadhan.
Berita Terkait
-
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari yang Disebut Geni Faruk Seperti Setahun Berpuasa, Benarkah?
-
Kekayaan Danilla Riyadi: Penyanyi Kondang yang Pilih Menikah Sederhana di KUA
-
Profil Satryo Rizqi Ramadhan: Suami Danilla Riyadi Punya Pendidikan Mentereng
-
Iqbaal Ramadhan Napak Tilas ke Sekolah SD, Teringat Saat Jadi Korban Bully
-
Lebaran: Hari Kemenangan Sekaligus Kekalahan
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025
-
Komitmen Perluas Inklusi Keuangan, 1 Juta AgenBRILink BRI Siap Tangani Transaksi dan Pembayaran