SuaraKalbar.id - Kebakaran kembali terjadi di bulan suci Ramadan, Kali ini si jago merah mengamuk dan menghabiskan satu unit warung di Jalan Karya Baru, Pontianak Selatan. Kebakaran tersebut terjadi Sabtu (9/4/2022) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Namun, dicurigai akibat korsleting aliran listrik yang berada di warung tersebut.
Usman, salah satu di antara Ketua Damkar Swasta Perkumpulan Pemadam Kebakaran Suwignyo (PPKS) menjelaskan, jika dirinya mengetahui adanya kebakaran tersebut melalui grup WhatsApp (WA) dan frekuensi radio saluran pemadam.
“Pas ada laporan masuk di frekuensi radio kami, saya pun langsung bergegas ke lokasi kebakaran bersama rekan lainnya,” ujarnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Minggu (10/4/2022).
Dirinya mengatakan, sesampainya di lokasi tersebut, api sudah membesar dan telah menghantam bagian dalam warung tersebut. Lalu, dirinya bersama damkar lainnya berupaya memadamkan api dengan mesin pompa dan di bantu dengan mobil tangki lainnya.
“Waktu sampai, api udah besar, kami pun langsung berusaha memadamkan kobaran api yang sangat cepat menghanguskan bagian dalam warung tersebut,” jelasnya.
Ia mengaku, api berasal dari warung sebelah rumah pemilik, dan menghabiskan satu toko sembako dan peralatan jualan lainnya.
”Warung itu terbuat dari kayu dan banyak isi tisu dan lain-lain sehingga api cepat membesar,” katanya.
Pada saat proses pemadaman, ia membeberkan bahwa tidak ada kendala pada saat di lapangan sedangkan untuk sumber air sendiri mudah untuk di dapati.
Baca Juga: 2 Petugas Jadi Korban Percikan Ledakan Kebakaran Gudang Kimia di Duri Kosambi Cengkareng
“Kurang lebih 30 menit untuk memadamkan api tersebut, dan Alhamdulillah tidak ada kendala di lapangan saat proses pemadaman,” imbuhnya.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, dan kerusakan diperkirakan sekitar 70 persen,sedangkan kerugian materil belum diketahui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah