SuaraKalbar.id - Beberapa waktu lalu sejumlah warga hentikan aksi balap liar yang terjadi di pasar Sentebang, Jawai, kab. Sambas pada Sabtu malam (16/4).
Melalui unggahan akun sosial media Instagram @sambasinformasi, terlihat para warga yang menghentikan balap liar dengan menghadang jalan dan menahan para pelaku yang tengah melaju dengan motornya.
Dalam video tersebut juga tampak seorang polisi yang berusaha memukul tumbang para pelaku yang berusaha kabur dengan sesekali melempar helm yang ia pegang.
Suasana terlihat sangat riuh. Beberapa pelaku tampak terjatuh dan berhasil ditahan, dan beberapa lainnya berhasil kabur dari tangkapan warga.
"Tangkap, pak. Tangkap!" Terdengar teriakan dari warga. Para warga terdengar sangat puas akan aksi penghentian balap liar tersebut bahkan terdengar suara tepuk tangan.
Tak sampai disitu, warga internet (warganet) juga terlihat sama puasnya melihat adegan tersebut hingga ramai membanjiri kolom komentar.
"Mantap, nyusahkan masyarakat," tulis warganet.
"happy ending," sebut warganet.
"Mantab, karaong kn biak nye ye. Atau ikat," tambah warganet lainnya.
Baca Juga: Bantu Evakuasi Penangkaran Jebol, Dua Warga Banyuasin Digigit Buaya Serta Disalahkan BKSDA
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Bantu Evakuasi Penangkaran Jebol, Dua Warga Banyuasin Digigit Buaya Serta Disalahkan BKSDA
-
Viral Lagi Salat Tarawih Secepat Kilat, 2 Rakaat Selesai dalam Hitungan Detik, Tuai Perdebatan Publik
-
Alfamart di Gambut Kalsel Roboh, Karyawati Terjepit Reruntuhan Bangunan
-
Sambil Parut Pisang, Penjual Keripik Terekam Asyik Joget, Warganet: Goyangan Anti Minyak Langka
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026