SuaraKalbar.id - Anggota DPRD Kota Pontianak, Yandi, buka suara terkait kebijakan pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi beban hidup masyarakat.
Yandi berpendapat, kebijakan BLT ini hanya besifat jangka pendek.
Menurutnya, pemerintah seharusnya membuka kebijakan jangka panjang dengan program-program terencana.
“Ini bukan program baru, tapi sudah lama. Tak ada yang istimewa. Padahal banyak yang bisa dilakukan pemerintah untuk membuat program bantuan, seperti program wirausaha maupun sejenisnya,” jelas Yandi.
Terpenting, lanjut Yandi, bagaimana pemerintah mampu menekan laju kenaikan harga. Terutama untuk kebutuhan komoditi pangan.
“Pencegahan lebih penting. Tapi, situasi sekarang sulit ditebak. Banyak faktor pendorong kenaikan. Tapi meskipun demikian, harusnya jauh-jauh hari pemerintah bisa membuat formulasi untuk mencegah harga pasar bergerak sendiri tanpa intervensi pemerintah,” ungkapnya melansir insidepotianak-jaringan suara.com-.
Berita Terkait
-
Anggota DPRD Madina Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga
-
Jadwal Imsakiyah Kota Pontianak dan Sekitarnya, Minggu 24 April 2022, Lengkap dengan Bacaan Niat Puasa
-
POPULER: Keluar dari PSI, Tsamara Amany Langsung Diserang, Kesaksian Warga Saat Dua Bocah di Cimahi Menantang Maut
-
BLT Minyak Goreng Tersalurkan ke 17,2 Juta KPM, KSP: Masih Ada Laporan Dugaan Penyelewengan
-
Jadwal Buka Puasa Kota Pontianak dan Sekitarnya Sabtu 23 April 2022
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter