SuaraKalbar.id - Seorang pasien merekam detik-detik dirinya mengalami pelecehan oleh seorang lelaki yang diduga merupakan oknum perawat di Puskesmas.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 29 Juni 2022 sekira pukul 11.30 WIB.
Di dalam video tersebut, nampak lelaki itu berdiri dan memperlihatkan kemaluannya kepada pasien.
Pasien yang sedang terbaring lemas dengan infus di tangan tersebut tak berdaya melakukan apapun saat pelaku menunjukkan kemaluannya.
“Ulah Oknum Perawat di Puskesmas Parindu Kabupaten Sanggau memperlihatkan kemaluan kepada pasien Perempuan yang terbaring lemah di Ruang Inap Puskesmas.” mengutip dari akun instagram @kuburayainfomedia.
Menurut keterangan akun tersebut, peristiwa itu tak sengaja terekam oleh pasien yang kala itu sedang merekam kondisi kesehatannya untuk di beritahukan ke anaknya.
“Tiba-tiba datang perawat laki-laki dan tiba-tiba memperlihatkan kemaluannya.” lanjut akun tersebut.
Beruntung tak lama kemudian, ada orang lain yang masuk ke dalam ruangan tersebut sehingga pelaku menghentikan aksinya.
“Setelah korban memberitahu ada perawat lain yang masuk pelaku langsung memasukkan kemaluannya.” tulis akun itu.
Korban yang merasa ketakutan dan merasa tertekan melaporkan kejadian tersebut ke petugas yg ada di puskesmas.
“Korban ingin mengadukan ke Kepala Puskesmas Parindu tapi sayang yang bersangkutan sedang berada di Pulau Bali.” Pungkas akun tersebut.
Unggahan kejadian tersebut segera mendapat respon dari netizen. Netizen menyayangkan kejadian itu namun meragukan apa betul lelaki tersebut seorang perawat.
Pasalnya, dalam melakukan aksinya pelaku tidak mengenakan baju dinas. Pelaku mengenakan kaus berwarna cokelat dan celana pendek berwarna hitam.
“Pelecehan sekali. Sakit ni orang” tulis sebuah akun mengomentari.
“dari pakaian yang dikenakan itu bukan perawat. Seperti orang yang punya gangguan jiwa yang masuk ke puskesmas, mungkin tidak ada satpam yang jaga” tulis akun tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Guru Ngaji di Mojokerto Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Belum Ada Tersangka
-
Kasus Covid-19 Terus Mengalami Peningkatan, Pemkot Depok Perpanjang Masa Operasi Tempat Isolasi Terpusat
-
WHO: Kelompok Berisiko Tinggi Rentan Tertular Cacar Monyet, Siapa Saja?
-
Epic Banget! Wanita Ini Ngulek Sambal di Kamar RS, Kok Bisa?
-
Penyanyi R Kelly Hadapi Hukuman Atas Kasus Pelecehan Seksual
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman