SuaraKalbar.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) akhirnya menemukan bangkai KM Cahaya Arafah di dasar laut setelah melakukan pencarian selama tiga hari.
"Saat tim penyelam mencari korban, menemukan kapal KM Cahaya Arafah dalam posisi di dasar laut pada kedalaman 45 meter dan tim penyelam juga berhasil menemukan empat korban," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman saat dihubungi dari Ternate, Rabu.
Fathur menjelaskan, korban pertama atas nama Siti Hadira Pakelo (42), warga Desa Yomen, Kecamatan Joronga. Korban ditemukan pada pukul 11.44 WIT pada kedalaman 45 meter di dekat bangkai kapal. Satu jam berselang, tim penyelam menemukan tiga korban lain, terdiri dari dua perempuan dewasa dan satu anak-anak.
Korban itu bernama Hamima (69), warga Dolik, Kecamatan Gane Barat, Nurjae Ahmad (50), warga Tokaka Kecamatan Gane Barat, dan RA (4), warga Tokaka, Kecamatan Gane Barat. Ketiga korban ditemukan tidak jauh dari korban pertama, pada kedalaman 45 meter. Dengan ditemukannya empat korban tersebut, tim SAR masih berupaya mencari sembilan korban yang tersisa.
Operasi SAR Hari ketiga sementara dihentikan dengan hasil empat orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Direncanakan operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari ke empat, Kamis, 21 Juli 2022.
Fathur menyatakan keberhasilan menemukan jasad keempat penumpang tersebut merupakan hasil dari dukungan dan bantuan tiga penyelam atau diver Nabucco Spice Island Resort yang mengambil bagian dalam upaya pencarian para korban.
Dari tiga penyelam itu, katanya, dua orang di antaranya merupakan warga asing, yakni Kurt Gehrig (asal Jerman) dan Alanah Boddeman (kewarganegaraan Swiss) dengan dibantu satu penyelam lokal. (Antara)
Berita Terkait
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap