SuaraKalbar.id - Harga cabai saat ini memiliki nominal yang cukup tinggi di kantong ibu-ibu, bahkan di beberapa daerah sempat menyentuh harga hingga Rp 120 ribu per kilonya.
Meskipun sedang mengalami kenaikan harga, hal tersebut tampaknya tak menjadi masalah bagi beberapa ibu-ibu di pasar Kramat Jati, kota Jakarta Timur, DKI Jakarta, yang tengah viral ini.
Lewat unggahan yang dibagikan oleh akun TikTok @ghiierebel, terlihat beberapa ibu-ibu yang tampak berdiri di belakang mobil truck yang mengangkut cabai untuk dipasarkan.
Sekilas tak ada yang aneh dari video tersebut karena hanya terlihat seperti ibu-ibu yang berkerumun di antara para pekerja yang tengah mengangkat karung penuh berisi cabai.
Namun, ketika diperhatikan secara seksama para ibu-ibu tersebut tengah berusaha mencomot cabai-cabai yang tampak menongol dari balik karung untuk mereka ambil dan dimasukan ke dalam karung kecil yang mereka pegang.
Saat seorang pekerja tersebut berusaha mengatur posisi karung cabai di bahunya, para tangan ibu-ibu tersebut tampak sigap mencuri beberapa cabai hingga berkerumun secara terang-terangan dan disaksikan oleh para pekerja tersebut.
Para pekeja yang menyaksikan hal itu pun tampak tak heran melihat kejadian tersebut yang diduga sudah sering terjadi karena pada beberapa bulan yang lalu terlihat pemilik akun juga mengunggah kejadian sama persis.
Video tersebut lantas viral dan kembali menarik perhatian publik, para netizen tampak cukup prihatin dengan kejadian tersebut dan tampak keheranan pada kolom komentar.
"Gak tau harus gimana, mau ikhlas tapi kok tiap hari kek gini ,salam dari petani cabe rawit Banyuwangi," tulis netizen.
Baca Juga: Detik-Detik Pemotor Emak-Emak Linglung aaat Lihat Portal di Jalan Tol Menutup, Mau ke Mana Bun?
"Kenapa yah rata-rata tuh emak-emak yang modelan gni? di Kober juga biasanya ada yang emak-emak gini, kalo kita ngeluarin duit, langsung dideketin terus diminta duitnya," ketik netizen.
Berita Terkait
-
POCO M7 Pro 5G Rilis Diam-diam di Pasar Global, Bawa Spek Tinggi!
-
Penjualan Karpet di Pasar Gembrong Merosot 50 Persen, Pedagang Jerit: saat Covid-19 Malah Mendingan!
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025