SuaraKalbar.id - Memasuki hari kedua pemblokiran beberapa platform yang belum terdaftar di Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) milik Kominfo, Deddy Corbuzier, mentalist ternama di Indonesia turut buka suara lewat Instagramnya (31/7).
Dalam unggahan akun sosial media pribadinya, Deddy Corbuzier tampak melayangkan sebuah teguran terhadap Kominfo terkait pemblokiran beberapa platform, termasuk Paypal yang ternyata turut merugikan Deddy.
Pada unggahan tersebut, Deddy tampak menuturkan bahwa sejumlah uangnya berada di platform penyedia jasa transfer uang melalui surat elektronik yang digunakan secara internasional tersebut.
"Saya dengar katanya Paypal diblok, saya sih gak masalah. Cuma uang saya dan uang masyarakat itu banyak yang ke tahan disana. Banyak pak. Ini yang tanggungjawab siapa pak?" Tanya Deddy pada Johnny Gerard Plate, selaku Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia.
Deddy Corbuzier tampak menyayangkan pihak Kominfo melakukan pemblokiran secara mendadak tanpa pemeritahuan sebelumnya kepada masyarakat sehingga menyebabkan sejumlah uang milik masyarakat Indonesia ditahan oleh Paypal.
"Nanti kami bayar pajak susah, lho pak kalo uangnya nyantol dimana-mana. Udah investasi bodong nyantol, ini nyantol, dimana-mana nyantol. Diblok gak ngomong-ngomong, tiba-tiba diblok.
Selain itu, Deddy Corbuzier juga tampak menyinggung berbagai judi online yang malah tak kebagian diblokir oleh Kominfo.
"Kalau bisa pak, judi online-judi online yang dipromosikan sama artis-artis itu diblok juga pak semua. Atau yang punya terlalu kuat sampai anda tidak bisa ngeblok?" Sindir Deddy.
Menutup tegurannya, Deddy lantas memberikan undangan terbuka untuk pihak Kominfo agar hadir memberikan klarifikasinya pada podcast miliknya.
Baca Juga: Kominfo: Steam Sedang Siapkan Dokumen Daftar PSE
"Ngobrol yuk pak di Close The Door?" Undang Deddy.
Selain itu, lewat caption yang ia tulis secara tak langsung Deddy menginformasikan bahwa akun Instagram Kominfo memblokir dirinya yang diduga karena Deddy berulang kami mengundang Kominfo hadir ke podcastnya namun terus mendapatkan penolakan.
"Ngomong-ngomong kemenkominfo kok gak bisa di tag ya.. #CLOSETHEDOOR yuk pak... Udah du cancel berapa kali nih kita pak....," pungkas Deddy Corbuzier.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Kominfo: Steam Sedang Siapkan Dokumen Daftar PSE
-
Diblokir Kominfo, Kini Steam, Dota 2, dan Counter Strike Mulai Proses Daftar PSE
-
PayPal Belum Dapat Izin Bank Indonesia dan OJK, Semuel: Kita Tak Bisa Biarkan Beroperasi Ilegal
-
Kembali Buka Layanan PayPal Selama 6 Hari, Kominfo Minta Pengguna Migrasi Dana
-
Buruan Pindahkan Uang Kalian! Ini Batas Pembukaan Pemblokiran PayPal dari Kominfo
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian