SuaraKalbar.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat (Kalbar) memprediksi sebagian besar wilayah Kalbar berpotensi terjadi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada periode tanggal 02 – 04 Agustus 2022.
BMKG menyebut, potensi akan terjadinya cuaca ekstrem ini dipicu oleh keberadaan gelombang atmosfer tropis madden julian oscillation (MJO) di kuadran III.
Hal itu, berdampak pada peningkatan curah hujan di wilayah Kalbar.
Selain itu, potensi akan terjadinya cuaca ekstrem juga didukung dengan pembentukan pola angin 3.000 feet berupa perlambatan kecepatan angin.
"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, jarak pandang pendek yang dapat mengganggu aktifitas transportasi, dll," kata Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak
Nanang Buchori, dalam keterangan tertulis, Senin (1/8/2022).
Adapun beberapa wilayah terdampak banjir, genangan, ataupun tanah longsor yaitu di Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sanggau.
Dijelaskan, pasang air laut selama empat hari ke depan diprakirakan tidak berada pada fase maksimum, sehingga potensi genangan atau banjir dominan dipicu oleh hujan lebat.
Meskipun tinggi gelombang di Perairan dan laut sebelah barat Kalbar diprakirakan dominan dalam kategori tenang hingga rendah, namun masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di Pesisir, Perairan dan Laut diimbau untuk mewaspadai dampak potensi cuaca ekstrem hujan lebat yang disertai angin kencang.
Baca Juga: Ada Tiga Aksi Utama FOLU Net Sink 2030 Kalbar, KLHK Target Penyerapan Emisi GRK 140 Juta Ton CO2e
Berita Terkait
-
Ada Tiga Aksi Utama FOLU Net Sink 2030 Kalbar, KLHK Target Penyerapan Emisi GRK 140 Juta Ton CO2e
-
Fakta Seputar BMKG Ungkap Potensi Tsunami Setinggi 10 Meter di Cilacap
-
Desa Wisata Kampung Melayu BML Kalbar Lestarikan Budaya
-
Banjir Kota Palu, Warga Sebut Air Keluar Dari Dalam Tanah
-
Masyarakat di NTB Diminta Mewaspadai Bencana di Puncak Musim Kemarau
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional