SuaraKalbar.id - Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kayong Utara, Ahmad Nurcholys ditemukan meninggal dunia di Kabupaten Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Daud Yordan yang merupakan Ketua KONI Kayong Utara saat dikonfirmasi membanarkan hal tersebut bahwa bendaharanya meninggal dunia.
“Betul bendahara saya meninggal dunia di Bogor beberapa hari yang lalu dan teridentifikasi oleh pihak kepolisian bahwa sepertinya ada dugaan dibunuh,” ujar Daud Yordan melansir suarakalbar.co.id.
Daud mengungkapkan, jika kepergian Ahmad Nurcholys ke Bogor dengan maksud dan tujuan mengurus permasalahan keluarga dikampung halaman.
“Beliau pernah bilang kalau ingin mengurus masalah sengketa tanah di kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah, namun takdir berkata lain” tambahnya
Ia mengatakan jasad Nurcholys diterbangkan dari Jakarta menuju Pontianak. Kemudian langsung diterbangkan ke Kabupaten Kayong Utara untuk dimakamkan.
“Kami keluarga besar KONI Kayong Utara sangat berduka cita atas meninggalnya rekan kita ini,” kata Daud.
Daud mengatakan jika bendahara nya itu merupakan sosok yang baik. Tak hanya itu ia juga merupakan orang yang humoris dan berpikiran serta berwawasan luas.
Terkait pengusutan kasus, Daud dan pihak keluarga masih belum menentukan tindak selanjutnya. Namun ia meminta kasus ini dapat segera diusut dengan tuntas oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: KONI Sumut Tegaskan Tidak akan 'Beli' Atlet untuk PON 2024
Berita Terkait
-
KONI Sumut Tegaskan Tidak akan 'Beli' Atlet untuk PON 2024
-
KONI Sumut Fokus Persiapkan Atlet Tatap PON 2024
-
Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Kota Padang
-
Kajati Lampung Tegaskan Penyidikan Korupsi Dana Hibah KONI Lampung Tidak Mandek
-
Tok! Ketum dan Pengurus KONI Banjar Dikukuhkan: Berikan Pengabdian Terbaik
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron
-
Arahan Prabowo Perluas Rekening Masyarakat, BRI Siapkan Infrastruktur hingga Pelosok