SuaraKalbar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih mendengar banyak masyarakat Kalimantan Barat yang masih berobat ke luar negeri.
Untuk itu, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk tidak lagi berobat ke luar negeri karena saat ini pemerintah sudah menyiapkan rumah sakit modern di daerah.
"Saya sangat sedih jika mendengar ada masyarakat kita yang sakit dan berobat keluar negeri dan untuk di Kalbar, masih banyak yang berobat ke negara tetangga. Mulai hari ini, jangan lagi berobat ke luar negeri, karena Kalbar sudah ada rumah sakit modern yang bisa melayani masyarakat," ungkap Jokowi saat meresmikan Gedung RSUD Soedarso Pontianak, Selasa.
Menurut Presiden, pemerintah pusat dan daerah telah melakukan gotong royong untuk membangun Gedung RSUD Soedarso yang dilengkapi dengan peralatan modern.
"Tadi saya sudah cek semua kondisi ruangan di gedung baru ini. Gedung RSUD Soedarso ini mulai dibangun menggunakan APBD Kalbar sejak 2019 itu, memiliki dua tower dengan masing-masing enam lantai. Kami dari pusat menyiapkan alat kesehatan di gedung itu dengan biaya Rp200 miliar lebih," katanya.
Presiden menambahkan, Gedung RSUD Soedarso dengan dua menara tersebut memiliki 277 tempat tidur serta 14 kamar operasi. Selain itu gedung baru RS tersebut juga dilengkapi dengan ruang ICU, NICU, PICU dan ICCU.
Pembangunan Gedung RSUD Soedarso yang baru merupakan gagasan dari Gubernur Kalbar Sutarmidji yang berkeinginan Kalbar memiliki RS yang lebih representatif.
Pembangunan di sektor kesehatan ini, juga sekaligus sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
"Saya juga sangat mendukung kebijakan Pemprov Kalbar yang akan menerapkan operasional rumah sakit tersebut tanpa kelas, agar semua masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama dan berkualitas. Mudah-mudahan rumah sakit ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalbar, sehingga tidak berobat keluar negeri lagi," kata Jokowi. (Antara)
Baca Juga: Ajukan Pahlawan Polri, Pengacara Brigadir J Surati Jokowi
Tag
Berita Terkait
-
Ajukan Pahlawan Polri, Pengacara Brigadir J Surati Jokowi
-
Pengacara Minta Jokowi Angkat Brigadir J Sebagai Pahlawan Saat HUT RI, Ini poin-poinnya
-
Keluarga Minta Presiden Jokowi Pulihkan Nama Baik Brigadir J Saat Peringatan HUT RI ke-77
-
Kasus Jenderal Bunuh Ajudan, Keluarga Minta Jokowi Pulihkan Nama Baik dan Angkat Brigadir J jadi Pahlawan Polri
-
Keluarga Minta Jokowi Pulihkan Nama Brigadir J dan Berikan Gelar Pahlawan karena Ungkap Bobrok Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian