SuaraKalbar.id - Kasus mengenai kematian Brigadir J semakin meluas hingga membuat nama Polri turut menjadi salah satu topik hangat di masyarakat.
Nama Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Brigadir J turut ikut naik ke permukaan atas aksinya yang berani bersuara membela keluarga Brigadir J dan berbicara terkait tersangka FS.
Lewat video yang turut dibagikan oleh akun Twitter @billray2019, terlihat Kamaruddin didampingi oleh beberapa rekan dan pembelanya tengah diwawancarai dalam sebuah pertemuan.
Dalam video yang dibagikan tersebut, Kamaruddin meminta Presiden Joko Widodo membentuk tim koneksitas karena menduga terdapat mafia di dalam kepolisian yang melakukan kecurangan dengan uang.
Baca Juga: 2 Anggota Polsek Tanah Abang Ditusuk Penadah Curanmor di Tangerang, Luka di Paha dan Pundak
"Tolong dong Pak Presiden, bentuk tim koneksitas. Libatkan Angkatan Darat, Laut dan Udara. Terutama PPATK supaya menelusuri ini uang darimana dan mengalir kemana. Konon uang itu mengalir hingga jauh," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin dengan lantang menyuarakan dan mengajak orang-orang yang hadir dalam pertemuan tersebut untuk merebut kepolisian dari para mafia yang ia maksud agak tak lagi ada kecurangan di kepolisian.
"Misi kita adalah rebut kepolisian dari tangan mafia!" Seru Kamaruddin.
Dirinya dengan keras melarang perbuatan para mafia yang dinilai mengantar uang ataupun barang yang dinilai sebagai sogokan ke kantor pejabat Polri.
"Tidak boleh lagi mafia mengantarkan uang atau barang ke kantor pejabat polri, termasuk ke kantor pejabat-pejabat di lembaga lain," pungkas Kamaruddin.
Baca Juga: Presiden akan Kembali Lakukan reshuffle, Ma'ruf Amin Sebut Ada Dua Jabatan yang Pasti Dirombak
Video tersebut lantas viral dan disaksikan oleh banyak publik, beberapa netizen tampak turut memberikan pembelaan dan pujian lewat kolom komentar.
Berita Terkait
-
Kasus Jurnalis Sulawesi Tewas di Jakbar, Polisi Temukan Bukti Obat
-
Polri Akan Usut Kasus Ajudan Kapolri Ancam Tempeleng Jurnalis di Semarang
-
Kronologi Oknum Polisi Doxing Warga Denmark Keturunan Indonesia, Panen Hujatan Publik
-
Formappi Harap DPR Tak Ulang Kesalahan RUU TNI Saat Bahas RUU Polri
-
Gibran Ikut Tren Lebaran di TikTok, Intip Momen Akrab Bareng Prabowo dan Keluarga
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Desa Wunut Bagikan THR dan Jaminan Sosial, Bukti Nyata Inovasi Desa Berkat Program BRI
-
Panduan Jelajah Bukit Kelam: Destinasi Wisata di Sintang yang Menakjubkan
-
Mengenal Tradisi Gawai Dayak: Tempat Liburan Sekaligus Menyelami Budaya Lokal
-
Rute Perjalanan Darat dari Pontianak ke Kapuas Hulu: Apa yang Perlu Kamu Siapkan?
-
Kuliner Khas Kalimantan Barat: 7 Makanan yang Wajib Dicoba Saat Liburan