SuaraKalbar.id - Seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tengah viral usai videonya tersebar di sosial media.
Lewat video yang diunggah oleh akun Twitter @lelakibugis, awalnya mahasiswa berkacamata dengan almamater merah tersebut terlihat mengipas-ngipas dirinya dengan tangan karena kegerahan saat mengikuti acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dalam ruangan tersebut.
Melihat sikap mahasiswa itu, Wakil Dekan (Wadek) III kemudian memintanya untuk maju dan bertanya perihal jenis kelaminnya.
Namun bukannya memilih jawaban antara laki-laki atau perempuan, mahasiswa itu malah menyebut dirinya non biner atau non binary yang artinya tidak merujuk secara spesifik pada laki-laki atau perempuan.
Mencoba mencari jawaban pasti, sang Wadek III lantas menanyakan jenis kelamin mahasiswa tersebut yang tercantum di KTP dan kartu mahasiswa.
Meskipun sudah menjawab bahwa jenis kelaminnya adalah laki-laki yang tercantum di KTP dan kartu mahasiswa, dirinya masih bersikeras dengan menyebutkan bahwa ia memiliki gender non biner.
"Tidak keduanya, makanya gender netral, pak. Saya mengidentifikasi diri saya seperti itu pak," tegas sang mahasiswa.
Jawaban yang diberikan oleh mahasiswa tersebut kemudian cukup membuat terkejut Wadek III yang kemudian meminta panitia untuk mengeluarkan sang mahasiswa karena menilai tak menerima mahasiswa yang tak mengakui jenis kelaminnya secara pasti.
Namun ternyata tak sampai disitu, mahasiswa tersebut ternyata turut memberikan sindiran dan menjelek-jelekan sang Wadek III lewat status WhatsAppnya yang tersebar di sosial media.
Baca Juga: Warganet Curhat Temani Ayah saat Alami Stroke, Bikin Banjir Air Mata!
Dalam berbagai story yang diunggah oleh mahasiswa tersebut, bukannya sedih karena dikeluarkan, sang mahasiswa malah sempat melakukan selfie usai dirinya dikeluarkan dari ruangan dan tampak melontarkan berbagai kata kasar.
"Abis dikeluarkan Wd3 ya guys. Bacotnya ini kodok Zuma. Rasis banget anjir mending langsung ke materi gue males basa-basi. Flopnya ini Wd3 as*, OOT (Out Of Topic/ pembahasan keluar dari topik) sekali," ucap sang mahasiswa lewat beberapa status yang ia buat.
Akibat viralnya video tersebut, banyak netizen yang kemudian saling adu pendapat lewat kolom komentar. Terlihat beberpa memberikan pembelaan namun tak sedikit yang menyayangkan sikap kedua belah pihak.
"Tau sih pasti kecewa, tapi baiknya intropeksi diri dan sikap lah sebagai mahasiswa, bakal jadi panutan orang banyak loh apa gak mikir. Apa mungkin masnya punya mental health issue jdi melabeli dirinya demikian," ujar @its****
"Jangan sekolah di indo lah. Bikin ribet diri sendiri + orang lain. Sebagai warga negara yang bisa akses pendidikan, punya biaya sampe universitas. harusnyakan tau aturan di negara sini. gak usalah sok beda. Kalo mau beda di hargai sekolah ke amerika sana," tambah @jal****
"Menurutku itu hak dia mau menyatakan diri seperti apa, pertanyaan itu sih sebenernya justru kenapa bisa keluar dimomen genting seperti itu, pasti si mahasiswa merasa tersudutkan, apalagi dengan tipikal bapak-bapak yang bertanya dengan seperti itu, pasti orang gak akan nyaman sebenernya," ketik @ais****
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional