SuaraKalbar.id - Sejumlah wilayah di Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat terendam banjir dengan ketinggian air 1 meter.
Akibatnya, sebanyak 386 kepala keluarga dan 177 buah rumah warga di kawasan itu terendam air.
"Data sementara, sebanyak 386 kepala keluarga dan 177 buah rumah terdampak. Akses jalan saat ini masih tergenang air," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang, Yunifar Purwantoro, saat dihubungi Suara.com, Senin (29/08/2022).
Di Kecamatan Jelai Hulu, Ketapang, lanjut Yunifar, merendam dua desa, yaitu Desa Pasir Mayam dan Desa Riam Danau Kanan dengan ketinggian air mencapai 1 meter.
"Ketinggian nyaris 1 meter, namun tidak ada warga yang mengungsi," jelasnya.
Peristiwa banjir disebabkan meluapnya sungai yang ada di desa itu.
Sementara itu, banjir yang menggenangi sejumlah Wilayah Ketapang disebabkan tingginya intensitas curah hujan.
"Kita juga membentuk tim dan melakukan mitigasi untuk memonitor ke desa yang terkena banjir,"pungkasnya.
Sebelumnya, Camat Jelai Hulu Markus mengatakan, hingga saat ini sudah ada empat desa yang dilaporkan terendam banjir dengan kedalaman air berkisar satu sampai dua meter.
Baca Juga: Puluhan Rumah Warga Terdampak Longsor di Kabupaten Toba Sumut
"Desa yang terendam, Pasir Mayang, Pangkalan Suka, Riam Danau Kanan dan Desa Kusuma Jaya. Informasi yang masuk, kedalaman air satu meter lebih sampai dua meter," ujar Markus saat dihubungi Suara Ketapang, jaringan suara.com, Minggu.
Bahkan menurut Markus, air sudah masuk meredam pemukiman warga. Meski ada yang memilih bertahan, sebagian warga lain telah mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.
"Sudah mulai mengungsi, khusus untuk Desa Pangkalan Suka dan Desa Kusuma Jaya sudah pada mengungsi ke rumah keluarga yang lokasinya lebih tinggi," tuturnya.
Kontributor: Diko Eno
Berita Terkait
-
Puluhan Rumah Warga Terdampak Longsor di Kabupaten Toba Sumut
-
Mengenal Pintu Butulan, Saksi Sejarah Banjir Solo Tahun 1966 yang Merendam Keraton Kasunanan Surakarta
-
Bangunan Terbengkalai Milik RS Untan Pontianak Terbakar, Asap Tebal Petugas Pemadam Jatuh Pingsan
-
1.000 Warga Dilaporkan Tewas Akibat Banjir Pakistan, KBRI Pastikan WNI Tak Ada yang Jadi Korban
-
Jangan Asal! Begini Cara Membuat Pondasi Rumah Anti Gempa
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!