SuaraKalbar.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ketapang, saat ini mengalami over kapasitas hingga 400 persen lebih.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Lapas Ketapang, Ali Imran saat menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalbar, Pria Wibawa di Lapas Ketapang, Rabu (7/9/2022).
"Lapas Ketapang sangat over kapasitas," tegas Ali.
Seharusnya, kata Ali, Lapas tersebut dihuni 200 warga binaan, namun terpaksa menampung 929 jiwa warga binaan.
Ali memaparkan, untuk narapidana penghuni Lapas Ketapang saat ini 649 orang yang meliputi 635 pria, 13 wanita dan satu anak laki-laki.
Sedangkan untuk yang berstatus tahanan sebanyak 280 orang meliputi 251 pria dan 29 wanita.
Adapun penghuni Lapas Ketapang ini, berasal dari dua Kabupaten yakni Ketapang dan Kayong Utara.
"Jadi jumlah total penghuni Lapas Ketapang 929 Orang ditambah satu bayi sebagai bawaan tahanan. Kondisi ini tentu sangat perlu pembenahan agar kedepan penghuni Lapas Ketapang bisa mendapatkan tempat sebagai mana mestinya," tuturnya.
Meski over kapasitas di Lapas Ketapang, sudah dilakukan monitoring oleh pusat. Namun kondisi ini, kata Ali, terjadi hampir pada semua Lapas di Indonesia.
Baca Juga: Dapat Perintah dari Napi Dalam Lapas, 3 Pelaku Pengedar Sabu Diamankan di Samarinda
"Semoga Lapas Ketapang bisa menjadi perhatian Pusat dan segera direnovasi," harapnya. Antara
Berita Terkait
-
Mantan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin
-
Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola Bebas Bersyarat di Lapas Sukamiskin
-
Saat Ratu Atut dan Pinangki Bebas, Di Hari yang Sama 2 Napi Lapas Semarang Tewas Bunuh Diri
-
Tak Lagi Jadi Penghuni Lapas Sukamiskin, Suryadharma Ali dan Patrialis Akbar Hirup Udara Bebas
-
Kebetulan atau Tidak Tapi 5 Koruptor Kelas Kakap Ini Bebas Bersyarat di Hari yang Sama
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Alasan Orang Pontianak Betah Nongkrong di Warkop Seharian, Tradisi yang Bikin Pendatang Kaget
-
7 Jajanan Tradisional Pontianak yang Mulai Langka, Ada Batang Burok yang Bikin Nostalgia
-
7 Kedai Kopi Lokal Paling Hits di Singkawang 2026, Ada yang Legendaris Sejak 1955
-
7 Bakso dan Mie Viral di Pontianak 2026, Nomor 4 Jadi Favorit Kuliner Malam
-
Proyek Harita Group Dikebut, Kayong Utara Bersiap Jadi Pusat Industri Alumina dan Aluminium