SuaraKalbar.id - Baru-baru ini viral rekaman CCTV yang merekam seorang pria pelaku pemerkosaan tengah mengikuti seorang bocah perempuan kelas 4 Sekolah Dasar (SD) yang tengah bersepeda (12/09/22).
Lewat video yang dibagikan oleh akun Twitter @flavchoco, terlihat dalam rekaman CCTV tersebut seorang pria dengan mengendarai motor matic putih tampak memperhatikan seorang bocah perempuan yang tengah bersepeda.
Dalam kronologi yang dibagikan oleh sang pemilik akun, pria tersebut ternyata memang sudah mengintai sang bocah dari pabrik kertas hingga lokasi yang menjadi sasaran empuk pria tersebut.
Tak disangka, pria tersebut langsung menjalankan aksi bejatnya dan membekap bocah malang tersebut, peaku turut mengancam untuk membunuhnya jika melawan.
Tak sampai disitu, saat berjalan pulang pun rekan korban memberikan kesaksian bahwa bocah tesebut terus diikuti oleh pelaku yang membuat bocah dengan sigap melapor pada orang tuanya bahwa pelaku telah bertindak tak senonoh kepadanya.
Sayangnya, pelaku menyadari bahwa dirinya telah dilaporkan oleh korban dan kemudian ia bergegas pergi dengan motornya.
"Bahkan sampe ke rumah pun itu bocah di ikutin. Makanya si anak ini bilang ke ibunya 'tuh ibu orangnya'. Langsung kabur dah tuh pelaku," tulis keterangan rekan korban.
Korban diketahui mengalami pendarahan pada alat kelaminnya atas kejadian tak mengenakan yang ia alami.
"Tadi siang sih updatenya bawahnya (alat kemaluan) masih pendarahan," ujar rekan korban lainnya.
Hingga saat ini pelaku masih menjadi buronan pihak berwajib karena belum diketahui secara pasti siapa pelaku, namun netizen yang meramaikan cuitan tersebut tampak mengecam aksi pelaku yang dinilai sangat keji.
"semoga cepet ketangkep pelakunya, kalo udah ketangkep langsung potong ditempat aja tit*t sama tangannya udh tol*l pedofil lagi," geram @aex**
"Tolong warga yang nantinya bisa nangkep itu pelaku, sebelum dilaporin polisi please banget digebukkin dulu sekampung karena kelakuannya udah biadab banget ngelebihin binatang!" Tulis @per**
"Untuk warga sekitar tolong diapalin ciri-ciri motor sama platnya, kalo ketemu dijalan tabrak aja langsung terus teriakin biar digebukin. Kesel gue! Orang kaya gini gak pantes idup, gak rela gue berbagi oksigen sama setan kayak dia. Bangs*t!" Tambah @yoo**
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Beredar Foto Jadul Gadis Cantik Wisata ke Yogyakarta Tahun 1992, Fesyen Sosok Ini Disebut Mirip Artis Korea
-
Viral Wanita Ini Bagikan Tutorial Make Up Pakai Bahasa Jawa, Warganet: Mood Banget Ini
-
Pria Ngaku Polisi Enggan Pindahkan Mobil Parkir Sembarangan, sampai Pak RT Kewalahan
-
Viral Wanita Komplain Harga Baju di Sarinah Jutaan Rupiah, Bandingkan dengan Jogja
-
Aksi Istri Gerebek Kamar Hotel Malah Kena Prank, Kepala Suami Diunyeng-unyeng
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap