SuaraKalbar.id - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilaturrahmi dengan 9 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) di Asrama Perguruan Tinggi (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Jumat (24/9).
Menurut pengamat politik M Qodari, kunjungan Prabowo Subianto ke para kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) itu merupakan strategi menjaga basis suara umat islam.
“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju, kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan tokoh-tokoh Islam di PA 212 dengan FPI, tetapi pada hari ini kecenderungannya kepada tokoh-tokoh NU, baik di Jawa Tengah dan nanti kiai-kiai NU di wilayah lain,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/9/2022).
Qodari mengungkapkan, upaya yang dilakukan Prabowo merupakan langkah tepat karena NU merupakan organisasi masyarakat (ormas) terbesar di Indonesia dengan jumlah pengikut sebanyak 30-40 persen penduduk Muslim di Tanah Air.
“Menurut saya, salah satu arah atau strategi baru yang penting dari Pak Prabowo bahwa beliau itu tetap dekat atau mempertahankan basis Islamnya tetapi arahnya lebih kepada Islam tradisional,” katanya.
Qodari menilai pilihan yang diambil Prabowo sangat benar karena NU sebagai organisasi Islam dengan pengikut paling banyak.
"Kalau survei dari dulu sampai sekarang konsisten karena survei itu nggak pernah di bawah 33 persen atau sepertiga dari Islam itu adalah NU, bahkan bisa mencapai 40 persen. Jadi menurut saya ini bisa menjadi 'game changer' untuk Pak Prabowo pada 2024,” katanya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto diketahui melakukan silaturahim atau sowan dengan 9 kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) di Asrama Perguruan Tinggi (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang didirikan KH Chudlori yang kini diasuh KH. Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf pada Jumat (24/9).
Adapun 9 kiai sepuh NU di Jawa Tengah tersebut di antaranya H. Muhammad Zaim Ahmad (Kabupaten Rembang), KH. Badawi Basyir (Kabupaten Kudus), KH. Zaenal Arifin (Kabupaten Demak), KH. Solahudin (Kabupaten Brebes), KH. Khaidar (Kabupaten Temanggung), KH. Nur Hidayat (Wonosobo), KH. Solikhun (kabupaten Magelang), KH Much Attabiq Baqir (Kabupaten Purworejo), KH Nasrul Arif Abdurrahman (Tegalrejo).
Prabowo bertemu dengan 9 kiai sepuh berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU) didampingi Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar berdiskusi mengenai koalisi antara Gerindra dan PKB pada pilpres 2024 sekaligus meminta dan mendengarkan masukan dari 9 kiai sepuh. (Antara)
Berita Terkait
-
Usai Tanya Prabowo, Komisi I DPR Putuskan Rapat Bareng Panglima Andika dan KSAD Dudung Digelar Tertutup
-
Panglima Andika dan KSAD Dudung Tampil Bareng di Rapat DPR, Menhan Prabowo jadi "Penengah"
-
Terpopuler: Banjir Nyinyiran Netizen, Nikita Mirzani Sebut Dirinya Blacklist, Media Vietnam Takjub dengan Timnas
-
PKB Menunggu Calon Presiden yang akan Diusung PDI Perjuangan
-
Terpopuler: Kasus Dugaan Suap Hakim Agung, Ulama NU: Wakil Tuhan Kok Nyolong, Shin Tae-yong Dianggap Punya Sihir
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito
-
Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan
-
Helikopter Super Puma BNPB Jatuh di Sungai Barito saat Misi Water Bombing Karhutla
-
Penyelam Sempat Tersengat Listrik Saat Evakuasi Helikopter TNI, Ini Kondisi di Lokasi
-
3 Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Mi-17 di Kalteng, 2 Jenazah Dipulangkan