Tasmalinda
Minggu, 08 November 2026 | 13:22 WIB
Helikopter jenis Super Puma yang disewa BNPB terlihat terbang rendah di atas Sungai Barito
Baca 10 detik
  • Helikopter Super Puma sewaan BNPB jatuh di Sungai Barito, Kalimantan Selatan, pada Minggu, 8 November 2026.
  • Kecelakaan terjadi saat helikopter bermanuver mengambil air untuk misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kuripan.
  • Tiga kru berada di dalam pesawat, sementara kondisi dan penyebab kecelakaan masih dalam pendalaman pihak berwenang.

SuaraKalbar.id - Sebuah helikopter jenis Super Puma yang disewa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengalami kecelakaan di Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026). Helikopter tersebut dilaporkan jatuh saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Insiden terjadi di sekitar Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan. Informasi awal menyebutkan helikopter mengalami kecelakaan ketika bermanuver mengambil air dari Sungai Barito untuk keperluan operasi water bombing.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, membenarkan helikopter tersebut merupakan armada yang disewa BNPB. Dia menyebut terdapat tiga kru di dalam pesawat saat kecelakaan terjadi.

"Jumlah kru tiga orang," kata Berton sebagaimana dikutip dari laporan iNews.id, Minggu (8/11/2026).

Namun, BNPB belum menyampaikan secara lengkap kondisi ketiga kru maupun kronologi teknis kecelakaan. Aktivitas helikopter sebelum jatuh juga masih didalami.

Helikopter Diduga Kehilangan Kendali Saat Mengambil Air

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun ANTARA dari grup komunikasi kedaruratan dan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin, helikopter mengalami kecelakaan ketika melakukan manuver pengambilan air di Sungai Barito.

Video amatir yang diterima ANTARA memperlihatkan helikopter terbang mendekati permukaan sungai sebelum kehilangan kendali dan jatuh ke air.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi terlihat mendatangi area kejadian untuk memberikan pertolongan kepada awak helikopter.

Baca Juga: Penyelam Sempat Tersengat Listrik Saat Evakuasi Helikopter TNI, Ini Kondisi di Lokasi

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab helikopter kehilangan kendali. Karena itu, dugaan gangguan teknis maupun faktor cuaca belum dapat dipastikan sebagai penyebab kecelakaan.

Identitas Helikopter Super Puma VH-HGM

Berdasarkan data identitas pesawat yang diterima ANTARA, helikopter tersebut diduga merupakan Eurocopter EC225LP Super Puma II+ atau Airbus Helicopters H225. Pesawat itu memiliki nomor registrasi VH-HGM dan nomor seri 2878.

Helikopter jenis Super Puma merupakan armada yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan penerbangan, termasuk operasi penanggulangan bencana. Dalam kejadian di Sungai Barito ini, pesawat sedang menjalankan misi pengambilan air untuk pemadaman karhutla.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai proses evakuasi, kondisi kru, serta penyebab kecelakaan masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Perkembangan kejadian ini menjadi perhatian dalam operasi penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan, terutama terkait keselamatan awak penerbangan yang bertugas melakukan pemadaman melalui udara.

Load More