SuaraKalbar.id - Seorang pria berusia 38 tahun tega membunuh anak dan istrinya sendiri menggunakan sebilah parang di pondok area ladang di Desa Kenyabur Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, Sabtu (1/10/2022) malam.
Menurut keterangan kedua orang tua pelaku yakni Y dan P yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, saat itu keduanya mendengar keributan dan teriakan dari kedua korban RK (41) dan AM (7) dari pondok ladang yang ditinggali pelaku bersama istri dan anaknya.
Mereka mengungkapkan, setelah mendengarkan teriakan dari kedua korban, kedua saksi langsung keluar rumah dengan berbekal alat penerangan lampu senter.
Saksi P mengaku sempat melihat pelaku mengejar anaknya yaitu korban AM dengan memegang sebilah parang. Selanjutnya, pelaku mengayunkan parang tersebut ke arah kepala anak kandungnya sehingga korban mengalami luka.
Setelahnya dalam keadaan gelap, kedua saksi yang ketakutan langsung melarikan diri ke arah pemukiman warga Desa Kenyabur.
“Kedua saksi ini langsung lari ke arah Desa Kenyabur dan melaporkan kejadian ini ke warga desa. Setelahnya pada pagi keesokan harinya yaitu hari minggu tanggal 2 Oktober 2022, pelaku ini kembali ke Desa Kenyabur dan langsung diamankan oleh beberapa warga desa. Pihak kepala desa pun langsung menghubungi petugas Polsek Sandai untuk melaporkan peristiwa ini,” kata Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Yasin, Senin (3/10/2022).
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Petugas gabungan dari Polres Ketapang dan Polsek Sandai yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Muhammad Yasin langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Setiba di lokasi kejadian, petugas mendapati dua orang korban yaitu seorang perempuan atas nama RK (41) dan seorang anak laki laki atas nama AM (7) dalam keadaan meninggal dunia.
“Hasil visum dari tenaga medis mengungkapkan bahwa korban Romeda Kolekta meninggal dunia akibat luka terbuka karena benda tajam di bagian leher, tenggorokan, bahu dan punggung korban sedangkan korban Al Maisen sendiri meninggal dunia akibat luka terbuka di bagian belakang kepala, leher dan punggung korban,” katanya.
Kasat Reskrim mengungkapkan, dari keterangan keluarga korban, pelaku memiliki permasalahan keluarga dengan orang tua istrinya serta pelaku juga sering ribut dengan istrinya.
“Informasi sementara yang kita dapat, pelaku ini memiliki permasalahan keluarga dengan mertua pelaku serta dengan istrinya sendiri. Untuk motif pelaku dalam peristiwa ini masih kita dalami dengan memeriksa pelaku dan beberapa saksi. Selain pelaku, kita juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dengan panjang 47 cm yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa anak dan istrinya,” ujarnya melansir suarakalbar.co.id jejaring suara.com.
Berita Terkait
-
Nilai Kekerasan Seksual terhdap Anak Masalah Luar Biasa, Legislator PKS Dorong Pemkot Bandung Lakukan Ini
-
Brigadir J Terindikasi Agen Ganda Dianggap Simpan dan Bongkar Aib Ferdy Sambo Jadi Alasan Dieksekusi, Benarkah?
-
Viral! Seorang Wanita Bongkar Aib Rizky Billar Sudah Punya Anak Sebelum Menikah dengan Lesti Kejora? Begini Pengakuannya!
-
Taktik Cerdas Mahfud MD, Upaya Hindari Potensi Bahaya Intai Jaksa yang Tangani Sidang Ferdy Sambo Cs
-
Tes Kepribadian: Apa yang Diinginkan dalam Kehidupan Cinta Anda Saat Ini? Cari Tahu di Sini
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban