SuaraKalbar.id - Maskapai Sriwijaya di Pontianak menelantarkan 82 orang di Bandara Supadio sejak pukul 17.00 WIB. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/10/20220 kemarin.
Hal itu dikeluhkan langsung ileh para penumpang. Di antaranyga Titi Hasmiati. Dia mengaku sempat ada delay sebelumnya.
“Sebelumnya delay, pukul 16.00 kita di janjikan akan berangkat pukul 17.00 wib, tapi sampai pukul 20.00 belum ada kepastian,” ujarnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (8/10/2022).
Saat di konfirmasi jaringan media ini, dia mengungkapkan jika para petugas gate 4 dari Maskapai Sriwijaya, tidak sama sekali memberikan solusi kepada penumpang.
“Kami sempat menahan satu petugas untuk memberikan penjelasan dan kepastian kepada penumpang. Hanya jaminan saja, pada faktanya kita terlantar,” katanya.
Dari petugas yang ditahan oleh para penumpang Maskapai Sriwijaya, penumpang mendapatkan penjelasan bahwa pesawat Sriwijaya tidak dapat terbang karena terkendala pada mesin, roda serta cuaca ekstrem.
“Padahal kan itu baru terbang dari Jakarta, maskapai lain masih bisa berangkat,seharusnya jika ada kendala bisa memberikan solusi kepada penumpang,” tegasnya.
Menurutnya, para penumpang dijanjikan akan berangkat Sabtu ini dan di berikan penginapan hotel di Pontianak. Serta disiapkan transportasinya.
Salah satu anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak, Fajar saat di konfirmasi via aplikasi pesan instan mengungkapkan jika para penumpang akan diinapkan di Hotel Kapuas Darma.
Baca Juga: Menjelang WSBK, Penumpang di Bandara Internasional Lombok Melonjak 103 Persen
“Tadi mereka hanya meminta kepastian kapan akan diberangkatkan,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak