SuaraKalbar.id - Sebanyak lima oknum polisi diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan penyerangan terhadap seorang perawat di Rumah Sakit Bandung, Kota Medan, Sumatera Utara yang terjadi beberapa waktu lalu.
Saat ini lima oknum polisi tersebut sedang menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh Polrestabes Medan dan Propam Polda Sumut.
"Lima anggota kami sedang diperiksa penyidik Polrestabes Medan dan Propam Polda Sumut," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi di Medan, Senin (7/11/2022).
Untuk mengungkapk kasus penganiayaan tersebut, kata Hadi, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengumpulan barang bukti dengan memeriksa rekaman kamera CCTV rumah sakit.
"Kasusnya masih terus kami selidiki," katanya.
Terkait kronologi dan motif penganiayaan tersebut, Hadi masih belum bisa menjelaskan detail peristiwanya.
Namun begitu, dirinya memastikan bahwa peristiwa yang terjadi di RS Bandung Medan itu bukanlah penyerangan terhadap rumah sakit.
Dirinya mengatakan, pnganiayaan itu diduga dipicu salah paham antara pihak keamanan dengan anggota polisi.
"Dugaan karena masalah pribadi, jadi bukan penyerangan terhadap rumah sakit," katanya. (Antara)
Baca Juga: 48 Sekolah di Medan Raih Predikat Adiwiyata, Kadis Pendidikan: Bukti Sekolah Ramah Anak
Berita Terkait
-
48 Sekolah di Medan Raih Predikat Adiwiyata, Kadis Pendidikan: Bukti Sekolah Ramah Anak
-
Ancaman Denda Rp 1 Miliar atau Menginap 6 Tahun di Hotel Prodeo Menanti Pemeran Video Syur Kebaya Merah
-
Pemeran Video Mesum Wanita Kebaya Merah Diringkus Polisi, Ini Kronologi lengkapnya!
-
5 Temuan Sat Set Polisi di Kasus Video Porno Kebaya Merah, Tato Mahkota Jadi Clue
-
Luncurkan Sekolah Digital dan Inklus, Bukti Nyata Pendidikan di Medan Semakin Berkualitas
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter