SuaraKalbar.id - Kerokan, atau yang dikenal dengan scraping treatment sudah menjadi salah satu solusi bagi masyarakat di Indonesia ketika mengalami masuk angin.
Dokter Umum RS Sari Asih Karawaci, Kota Tangerang Fadli Ambara mengatakan kerokan menyebabkan pembuluh darah melebar dan membantu proses peradangan atau inflamas, sehingga membuat pegal akan berkurang.
“Faktanya, pada proses pengerokan, pembuluh darah yang dikerok akan melebar, sehingga banyak oksigen yang melalui pembuluh darah, dan itu membantu proses peradangan atau inflamasi. Jadi, semisal pegal-pegal kemudian dikerok, memang dapat mengurangi rasa pegalnya,” kata dr Fadli Ambara dalam keterangannya di Tangerang Kamis (10/11/2022).
Selain itu, proses pengerokan, lanjutnya, akan mengubah biomolekuler yang ada di dalam tubuh dan menyebabkan perubahan di dalam tubuh.
Fadli Ambara mengatakan, salah satu perubahan yang terjadi adalah peningkatan suhu tubuh yang menjadi lebih hangat, sehingga menimbulkan efek nyaman, adanya peningkatan imunitas terhadap infeksi serta rasa nyaman setelah di kerok.
“Nah, efek-efek tersebut yang menyebabkan banyak masyarakat yang masih memilih dikerok, karena timbul sensasi nyaman dan rileks setelah di kerok,” katanya.
Menurut Fadli Ambara, meski ada beberapa efek baik, kata Fadli, kerokan juga memiliki efek samping yang kurang baik, yaitu membuat kulit menjadi lecet.
Tetapi, kerusakan kulit tersebut, katanya, hanya pada bagian kulit atas saja (stratum Corneum) yang pada dasarnya memang akan mati dengan sendirinya (ganti kulit).
“Scraping treatment atau kerokan itu memang bisa jadi salah satu alternatif untuk mengurangi gejala pegal-pegal, kembung atau sering disebut masuk angin. Hanya saja, jika gejalanya berlanjut harus segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat,” kata dia.
Baca Juga: Berhubungan Seks Pasutri Sebulan Sekali Dianggap Tak Wajar, Waspada Kata Dokter Boyke Sama Dampaknya
Dirinya tak memungkiri, masyarakat seringkali mengeluh sakit akibat masuk angin, seperti perut melilit, mual, badan tidak enak, panas dingin, pusing, dan sering sendawa.
Meski banyak cara mengatasi masuk angin, kerokan dipilih sebagian masyarakat karena mudah, murah, cepat dan mungkin efektif.
Berita Terkait
-
Berhubungan Seks Pasutri Sebulan Sekali Dianggap Tak Wajar, Waspada Kata Dokter Boyke Sama Dampaknya
-
Begini Cara Dokter Boyke Buat Atasi Rudal Loyo Bagi Pria yang Sudah Berumur 40 Tahun ke Atas
-
Lima Artis Ini Sempat Jadi Atheis, Nomor 4 Bahkan Punya Teman Pendeta dan Habib
-
Kisah Soeharto, Dokter Pribadi Bung Karno Asal Tegalgondo Klaten yang Kini Jadi Pahlawan Nasional
-
Resep Promil Dokter Zaidul Akbar, Atasi Rasa Mual Saat Hamil dengan 3 Bahan Dapur Ini
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Penyelam Sempat Tersengat Listrik Saat Evakuasi Helikopter TNI, Ini Kondisi di Lokasi
-
3 Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Mi-17 di Kalteng, 2 Jenazah Dipulangkan
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar