SuaraKalbar.id - Buntut video yang diunggah di media sosial oleh anggota DPRD Singkawang, Susi Wu ternyata sampai ke ranah hukum.
Pasalnya, sejumlah kader dan simpatisan partai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai video tersebut mengandung unsur pencemaran nama baik terhadap Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.
Terkait dirinya dilaporkan ke polisi, Susi Wu saat dihubungi Suara.com masih enggan berkomentar.
"Mungkin saya belum mau berstatemen dulu,"katanya saat dihubungi Suara.com di Jakarta, Kamis (10/11/2022).
Anggota legislatif dari fraksi partai NasDem itu juga mengatakan saat ini dirinya sedanh mengikuti kegiatan partai di Jakarta.
"Saya sedang kegiatan partai di Jakarta,"singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada komentar apapun dari Susi Wu terkait dampak dari konten video yang diunggahnya di media sosial tentang masalah banjir di Singkawang beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, konten video yang diunggah oleh seorang anggota DPRD Singkawang dari Fraksi NasDem, Susi Wu nampaknya harus berbuntut panjang.
Video unggahan Susi Wu yang kesal dengan kondisi banjir di Singkawang yang turut merendam rumahnya dinilai sejumlah kader dan simpatisan partai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengandung unsur pencemaran nama baik terhadap Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.
Baca Juga: Andi Arief Sebut 'Burung Hantu' Bikin Batal Koalisi Perubahan, NasDem Angkat Bicara
Untuk itu, sejumlah kader dan simpatisan PDIP Kota Singkawang yang dipimpin langsung Wakil Ketua Bidang Hukum, Politik dan Perundang Undangan PDIP Kota Singkawang Bambang Stiadi mendatangi Mapolres Singkawang untuk melaporkan Susi Wu pada Rabu (9/11/2022).
Sejumlah kader dan simpatisan PDIP Singkawang, Kalimantan Barat, menyampaikan laporan ke pihak berwajib terkait konten FB yang disebarkan oleh Susi Wu yang merupakan anggota DPRD Dapil Singkawang Selatan, pada Minggu 6 November 2022 lalu.
Laporan tersebut pun telah diterima oleh Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Singkawang.
Menurut Bambang Setiadi, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mensinergikan masalah administrasi hukum. Pihaknya berharap agar pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.
Kontributor: Diko Eno
Berita Terkait
-
Andi Arief Sebut 'Burung Hantu' Bikin Batal Koalisi Perubahan, NasDem Angkat Bicara
-
Kelakar Fahri Hamzah Soal Koalisi Perubahan Gagal Deklarasi Gegara Bandar Dijawab NasDem: Nggak Ada Bandar-bandaran
-
Fahri Hamzah Beberkan Dilema Koalisi Perubahan yang Belum Dideklarasikan; Duit Belum Kumpul, 20 Persen Belum Kumpul
-
PAM Jaya Kembali Kerja Sama dengan Swasta, Kenneth PDIP: Jangan Mengulang Kesalahan Swastanisasi Air
-
Andi Arief Singgung 'Burung Hantu' Pecah Belah Koalisi Perubahan, NasDem: Sampai Hari Ini Gak Ada Gangguan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara