SuaraKalbar.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tidak ada kontroversi terkait anggaran pembangunan rumah Presiden Joko Widodo.
Dirinya mengungkapkan bahwa anggaran yang diperuntukkan bagi pembangunan rumah Jokowi sudah sesuai ketentuan yang berlaku.
"Itu sesuai peraturan, sudah ada standar, jadi tidak ada yang kontroversi," ungkap Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Dirinya menegaskan bahwa anggaran untuk pembangunan rumah presiden dan juga wakil presiden telah dilakukan untuk para mantan presiden dan wakil presiden sebelum era Jokowi.
Sri Mulyani menkankan bahwa alokasi anggaran untuk pembangunan rumah bagi mantan presiden dan wakil presiden sudah memiliki ketentuan dan prosedur dalam tata keuangan negara.
"Anggaran itu di dalam bendahara umum negara, artinya sudah terbiasa dengan para presiden dan wakil presiden," uajrnya.
Sri Mulyani menjelaskan, hal yang berbeda dalam pembangunan rumah presiden kali ini adalah lokasi.
Sebelum-sebelumya, pembangunan rumah untuk Presiden RI dilakukan di Jakarta. Namun, untuk Jokowi pembangunan rumah dilakukan di luar Jakarta.
"Jadi, nanti komparasinya dari sisi... nilainya juga mungkin tidak akan ada perbedaan," katanya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Keseringan Kunjungi Yessi Duta Sertifikat untuk Konten, Netizen: Naksir Ya?
Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan bahwa Kementerian Sekretariat Negara telah menyelesaikan pengadaan tanah untuk rumah kediaman Presiden Jokowi di Colomandu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Bey mengatakan pengadaan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 dimana negara menyediakan sebuah rumah kepada mantan presiden dan mantan wakil presiden.
"Jadi, sekali lagi, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, penyediaan rumah kediaman tersebut diberikan tidak hanya kepada Pak Jokowi, tetapi juga kepada semua mantan presiden dan mantan wakil presiden," ungkap Bey. Antara
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Keseringan Kunjungi Yessi Duta Sertifikat untuk Konten, Netizen: Naksir Ya?
-
Rayakan Ulang Tahun ke-127, Ini Pesan Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk BRI
-
Peringatkan Jajarannya untuk Waspada, Jokowi: Ada Potensi Pergerakan 44 Juta Orang Saat Nataru
-
Dalam Rapat Terbatas Persiapan Libur Nataru, Presiden Joko Widodo Menyatakan 44 Juta Orang Bepergian di Akhir Tahun
-
Bobby Nasution Pamer Tingkah Menggemaskan Nahyan Saat Dengar Lagu Cicak-cicak di Dinding
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas