SuaraKalbar.id - Berdirinya minimarket Indomaret di sekitar Jalan Merdeka Barat Km 2, Desa Sungai Ringin Rt 23 Rw 009, Sekadau Hilir, Sekadau, Kalimanta Barat, mendapatkan protes dari sejumlah warga pemilik warung di wilayah tersebut.
Kadarto selaku salah satu pemilik warung mengungkapkan bahwa pembangunan minimarket Indomaret di wilayah tersebut tanpa melalui proses sosialisasi.
“Dengan dibangunnya minimarket Indomaret, maka kami sebagai pedangan kecil merasa dirugikan. Dimana, usaha kami yang sudah puluhan tahun berjalan dikarenakan kurangnya pembeli,” kata Kadarto mengutip Suarakalbar.co.id jejaring suara.com.
Untuk itu, pihaknya meminta agar lokasi Indomaret di wilayah tersebut dipindahkan ke tempat lain.
Menurut Kadarto, pihaknya telah membuat surat pernyataan keberatan yang ditandatangani 6 pemilik warung atau usaha kecil yakni atas nama Kadarto, Suhendri, Ahin, Koko, Sugirah dan Fartini.
Surat pernyataan tersebut tertanggal 4 Januari 2023 dengan ditembuskan kepada Bupati Sekadau, Kapolres Sekadau, Dandim 1204 Sanggau-Sekadau, kepala DPMPTSPTK Sekadau, Dinas Lingkungan Hidup Sekadau, Camat Sekadau Hilir, Kapolsek Sekadau Hilir, Kepala Desa Sungai Ringin, Ketua RT 23/Rw 009 dan wartawan.
Sementara itu, pihak Indomaret atas nama JD Sitanggang saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (14/2/2023) pukul 07.42 Wib hanya membalas “Maaf pak, penolakan yang mana ya pak?”.
Berita Terkait
-
Tak Setuju Ibunya Memadu Kasih dengan Seorang Pria, Remaja di Sekadau Malah Dianiaya Hingga Alami Pendarahan
-
Polisi Klaim Pengemudi Xenia Penabrak Pedagang Sate Taichan hingga Tewas di Tanah Abang Negatif Narkoba dan Alkohol
-
Arief Muhammad Bakal Buka Rumah Makan Padang Payakumbuah di Bekas Indomaret Kemang yang Viral Akibat Parkir Mahal
-
Pedagang Kopi 'Starling' Diduga Ditendang Satpol PP di Sudirman, Begini Reaksi Pj Gubernur Heru Budi
-
Sudah Sebulan Minyakita Langka, Warga Karawang Buru Minyak Goreng Curah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah