SuaraKalbar.id - Dua Warga Negara Asing (WNA) asal China bernama Yu Hao(48) dan Cao Funing (36) ditangkap polisi di Jalan Desa Kapur Gang. Kharisma Makmur 2 No A 18, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (3/6/2023).
Kedua WNA tersebut ditangkap karena diduga melakukan aktivitas ilegal.
Keduanya ditangkap saat berada di rumah kontrakan milik JIT Mien warga Desa Kapur.
"Kedua WNA ini diamankan setelah Satreskrim Polres Kubu Raya mendapat informasi dari masyarakat." ungkap Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat di Kubu Raya, Senin.
Arief menjelaskan petugas menemukan dua orang lelaki WNA dan dua orang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) di rumah kontrakan tersebut.
Dalam penggeledahan di rumah kontrakan tersebut polisi berhasil menemukan barang bukti berupa sejumlah barang di antaranya, satu karung berisi bebatuan, tiga karung berisi senter, tujuh tabung gas LPG berukuran 40 kg, satu jerigen berisi asam hidroklorida, satu mesin penghancur batu, tiga mesin las, satu gulung kabel las, dan satu mesin gergaji.
"Keempat orang tersebut beserta barang-barang yang ditemukan diamankan di Polres Kubu Raya untuk penyelidikan lebih lanjut." kata Arief.
Sementara itu, Kasubsi Penamas Polres Kubu Raya, Aipda Ade mengungkapkan bahwa Yu Hao, berasal dari Shaanxi, China dan pernah bekerja di PT. Sultan Rafli Mandiri yang beroperasi di Kabupaten Ketapang sebagai Maintenance Reliability Specialist.
Kemudian, Cao Funing, berasal dari Liaoning, China dan bekerja di PT. Sultan Rafli Mandiri sebagai Technical Advisor.
Baca Juga: Dorong Penjualan Dalam Negeri, Antam Perkuat Saluran Penjualan Emas
"Yu Hao telah bekerja selama 7 tahun di PT. Sultan Rafli Mandiri, sedangkan Cao Funing telah bekerja selama 3 tahun," kata Ade.
Menurut Ade, kedua pelaku mengaku bahwa mesin dan barang-barang lainnya tersebut digunakan untuk pengujian bahan material tambang emas.
Barang-barang tersebut mereka bahwa dari PT. Sultan Rafli Mandiri. Tidak ada aktivitas yang dilakukan di rumah kontrakan tersebut. Rumah itu digunakan sebagai tempat penyimpanan barang yang kedua WNA bawa dari PT. Sultan Rafli Mandiri.
"Setelah dilakukannya interogasi, rumah tersebut dikontrak atas nama Li De Cai (35) berasal dari Shaanxi, China yang juga bekerja di PT. Sultan Rafli Mandiri selama 3 Tahun, dimana rumah tersebut sudah kontraknya dari tanggal 24 Mei 2023. Rumah itu digunakan untuk tempat penyimpanan barang yang mereka bawa dari PT. Sultan Rafli Mandiri dan tidak ada aktivitas di rumah tersebut," kata Ade.
Menurut Ade, Li De Cai sudah dihubungi oleh rekannya untuk datang ke Polres Kubu Raya guna pemeriksaan.
Sementara itu, kedua WNA yang telah diamankan tersebut saat ini sedang diperiksa secara intensif oleh pihak kepolisian bekerja sama dari pihak Imigrasi Pontianak.
"kepada kedua WNA China itu akan diperiksa perizinan, paspor, dan administrasi terkait kasus ini," kata Ade.
Berita Terkait
-
Dorong Penjualan Dalam Negeri, Antam Perkuat Saluran Penjualan Emas
-
Atlet Judo Indonesia Sapu 9 Medali Emas di Asean Para Games 2023
-
Ernando Ari CS Diundang Jokowi, Para Pemain Timnas Indonesia U-22 Dapat Bonus Lagi?
-
Jokowi Bagi-bagi Bonus Atlet SEA Games 2023, Medali Emas Dapat Rp525 Juta
-
Harga Emas Antam Mandek di Level Rp 1,057 Juta/Gram Awal Pekan Ini
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap
-
BRI Peduli Siapkan 500 Volunteer Dari Program "Yok Kita Gas", Dukung MotoGP Mandalika 2026
-
Lewat PELOPOR 2026, BRI Perluas Agen Perubahan Budaya Antikorupsi
-
Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?
-
Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum