SuaraKalbar.id - Viral video penemuan mayat seorang pria di Desa Kedodondong, Nanga Kelampai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Penemuan mayat tersebut terjadi pada Rabu (12/07/2023) siang.
Dalam video yang beredar, mayat pria tersebut tampak menggenakan baju kaos berwarna cokelat lengkap dengan celana pendek.
Mayat tersebut ditemukan warga dengan menggunakan speed boat yang kemudian lantas menyeretnya untuk dibawa ke daratan.
Sejumlah warga tampak dengan sigap mencoba mengevakuasi sang jasad dengan bantuan tiga orang yang menggenakan pelampung tengah menahan mayat tersebut agar tidak lepas dari pandangan.
Lewat video yang turut dibagikan oleh akun Instagram @pontianak_infomedia, disebutkan bahwa mayat tersebut diduga merupakan seorang Anak Buah Kapa (ABK) yang sebelumnya jatuh dari kapal.
“Diduga pekerja kapal yang jatuh dari kapal,” tulis keterangan dalam video unggahan @pontianak_infomedia yang dikutip suarakalbar.id pada Rabu sore.
Sebelumnya diketahui lewat unggahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang, tim SAR gabungan daerah setempat memang sedang melakukan pencarian terhadap seorang ABK yang dilaporkan terjatuh dan tenggelam dari atas kapal sejak dua hari lalu.
“1 orang ABK KM Sumber Rejeki 88 terjatuh dan tenggelam di sungai Desa Kelampai, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang,” terang BPBD Kabupaten Ketapang.
Korban tersebut disebutkan bernama Nur Cahyo (19) yang hilang dan sedang dalam masa pencarian.
Hingga kini belum diberikan keterangan secara resmi mengenai penemuan ABK yang hilang tersebut hingga diduga mayat yang ditemukan tersebut memang merupakan korban yang dicari oleh BPBD Kabupaten Ketapang.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Siswi Berprestasi di Pontianak Terancam Tidak Lanjut Sekolah Karena Sistem Zonasi, Kini Sering Menangis dan Sulit Makan
-
5 Fakta Bipang Ambawang, Makanan Nonhalal Viral Khas Kalimantan Barat
-
Jejak Kasus Nenek 83 Tahun Dituduh Mencuri Kelapa: Sempat Dipolisikan, Kini Damai
-
Heboh Dua Mayat Pria Ditemukan Dalam Parit di Medan
-
Bukan Diculik! Dua Anak yang Sempat Dikira Hilang di Pontianak Rupanya Minta Perlindungan KPPAD, Diduga Alami Kekerasan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?