SuaraKalbar.id - Rombongan wisatawan lokal yang merupakan warga Kalimantan Barat alami kecelakaan maut di Jalan Tol Malang-Pandaan di kilometer 82.400A, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Selasa pagi (29/08) pukul 08.15 WIB.
Kabar ini viral usai diunggah ulang oleh sejumlah akun Instagram Kota Pontianak, salah satunya yaitu pada akun @liputanpontianak yang menayangkan video TKP usai terjadi kecelakaan.
Dalam video yang bagikan terlihat minibus Toyota Hiace W 7619 N yang sebelumnya dinaiki oleh rombongan warga Kalimantan Barat tampak mengalami kerusakan parah pada bagian depan mobil, bahkan terdapat dua penumpang yang terjepit.
Minibus tersebut diketahui menabrak truk Isuzu E 8879 BA dari belakang saat tengah melaju melintasi tol dari arah Surabaya-Malang yang diduga hendak mendahului truk dari sisi kanan.
Akibat kejadian tersebut, dua orang penumpang minibus meninggal dunia secara langsung di TKP, serta 6 orang lainnya mengalami luka-luka. Berikut data korban:
Korban meninggal dunia
-Syamiri Thairan (64) warga Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
-Rusti Tairan (66) warga Jalan H Mathan Desa Parit Setia, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Korban terluka
Baca Juga: 18 Kasus Kecelakaan Kereta Api Terjadi di Sumbar Selama 2023, 41 Perlintasan Tanpa Penjagaan
- Mayani Tairan (68) warga Desa Sentebang, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Mengalami luka pada dada dan patah tulang kaki kiri, dirawat di RSSA Kota Malang.
-Rahmawati (50) warga Desa Sungai Pangkalan II, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Mengalami luka pada wajah, dirawat di RSSA Kota Malang.
-Rusminah (66) warga Desa Pelimpaan, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Mengalami patah tulang kaki kanan, luka pada bahu dan kepala, dirawat di RS Marsudi Waluyo Singosari.
-Lutfiati Shofiatiatullail (21) warga Desa Sungai Pangkalan II, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Mengalami luka pada kaki kiri, dirawat di RS Prima Husada Singosari.
-Sukamdi (61) warga Desa Sungai Pangkalan II, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Mengalami luka pada dada, dirawat di RS Prima Husada Singosari.
-Nurhyati (70) warga Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Mengalami luka pada dada, dirawat di RS Prima Husada Singosari.
Berita Terkait
-
18 Kasus Kecelakaan Kereta Api Terjadi di Sumbar Selama 2023, 41 Perlintasan Tanpa Penjagaan
-
Merinding! Kisah Pendaki Gunung Butak Tiba-tiba Mendengar Suara Gamelan di Pos 2
-
Kronologi Kecelakaan di Tol Singosari, 2 Orang Meninggal Dunia
-
Sopir Nge-drift di Tikungan, Rombongan Karnaval di Pamekasan Kecelakaan
-
Ketahuan Tangkap Ikan, Dua Kapal Cantrang Pulau Jawa Ditangkap Nelayan Kalbar
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Promo Indomaret Akhir Pekan, Harga Mulai Rp8 Ribuan untuk Kebutuhan Harian
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Benarkah Masalah Sampah di Pontianak Sudah Selesai?
-
Saat Warga Kalbar Berbondong ke Emas, Benarkah Tabungan Biasa Mulai Ditinggalkan?
-
Rp170 Miliar Uang Negara Kasus Bauksit Diselamatkan, Tapi Kejati Kalbar Belum Tetapkan Tersangka
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus