SuaraKalbar.id - Viral, lebih dari 40 kios di Pasar Sudirman, Nusa Indah, Pontianak, Kalimantan Barat, alami kebakaran pada Sabtu malam (16/09/23) pukul 23.15 WIB.
Dalam sejumlah unggahan akun Instagram, salah satunya @pontianak_infomedia, kobaran api cukup besar hingga menghanguskan hampir 2 blok kawasan pasar tersebut.
Pada sebuah unggahan, terlihat dari kejauhan api terlihat besar melahap sejumlah kios yang berdempetan satu dengan lainnya sambil disaksikan oleh sejumlah warga.
Untungnya api akhirnya berhasil dipadamkam kurang dari 2 jam, namun akibat besarnya api puluhan kios yang menjual pakaian dan kelontong hangus dilahap si jago merah.
Menanggapi kabar tersebut, Edi Rusdi Kamtono, Walikota Pontianak, diketahui turut mendatangi lokasi untuk mengevaluasi kerusakan dan berbicara dengan para pedagang yang terkena dampaknya.
Mengutip dari Suarakalbar.co.id, jejaring Suara.com, Edi memaparkan kebakaran tersebut diduga akibat dari konsleting listrik.
"Sementara ini akan kita data dulu sambil berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Informasi awal yang diterima akibat korsleting listrik,” ungkapnya saat meninjau lokasi kebakaran, pada Minggu pagi.
Meski tak ada korban jiwa, akibat kebakaran tersebut diperkirakan mengalami kerugian material yang cukup besar apalagi mengingat bahwa lokasi kebakaran merupakan lokasi padat pedagang.
Menurutnya, status tanah di lokasi pasar tersebut merupakan tanah negara dengan status kepemilikan Hak Guna Bangunan (HGB). Kawasan itu memang dinilai sudah tidak berkembang.
Baca Juga: Wong Palembang, Ini Sosok Calon Pengantin Perempuan Pemicu Kebakaran di Bromo
Oleh sebab itu, Edi rencananya akan mengundang para pemilik kios untuk menata ulang kawasan tersebut.
“Apakah dibuat pusat pertokoan atau kawasan perdagangan yang baru sehingga bisa menunjang perekonomian dan Pasar Sudirman ini hidup kembali,” ungkap Edi.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
Wong Palembang, Ini Sosok Calon Pengantin Perempuan Pemicu Kebakaran di Bromo
-
Museum Nasional Kebakaran, 6 Arca Repatriasi Dipastikan Aman Dari Api
-
Usai Minta Maaf, Calon Pengantin Penyebab Kebakaran Bromo Tuntut Balik Pengelola BB TNBTS
-
Kumpulan Aksi Bela Diri Calon Pengantin yang Bakar Gunung Bromo: Awas! Mau Tuntut Balik
-
Periksa 14 Saksi, Polres Jakpus Telurusi Dugaan Unsur Pidana dalam Kebakaran Museum Nasional
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan