SuaraKalbar.id - Hari kedua pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Sambas Besar, Kabupaten Sambas, masih belum membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai instansi terus berupaya mencari korban yang bernama Sukardi, seorang nelayan berusia 58 tahun.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan, Sintete Zulhijah, menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pencarian hingga 7 hari ke depan.
Posko pencarian telah didirikan di area Pelabuhan Penjajab, Kecamatan Pemangkat, guna memudahkan penyampaian informasi jika masyarakat menemukan keberadaan korban.
"Hari kedua masih belum membuahkan hasil. Kita akan teruskan melakukan pencarian terhadap korban," ujar Zulhijah dikutip dari suarakalbarcoid jejaring suara.com, Minggu.
Pencarian tersebut tidak terlepas dari kendala yang dihadapi oleh petugas. Terutama saat terjadi hujan dan arus sungai yang deras, yang membuat proses pencarian menjadi lebih sulit.
Adapun kronologi kejadian bermula saat Sukardi bersama seorang temannya, yang merupakan nahkoda kapal, berangkat dari arah Tebas menuju Penjajab.
Saat mendekati Penjajab, temannya ingin membangunkan Sukardi yang sedang tertidur. Namun, saat dilihatnya, Sukardi telah lenyap dari kapal dan diduga terjatuh hingga tenggelam di sungai.
Pihak berwenang terus meminta bantuan dan kerjasama dari masyarakat sekitar untuk melaporkan jika ada informasi terkait keberadaan Sukardi.
Baca Juga: Heboh Nelayan Temukan 2 Motor saat Menjala Ikan di Mempawah, Barang Curian?
Berita Terkait
-
Heboh Nelayan Temukan 2 Motor saat Menjala Ikan di Mempawah, Barang Curian?
-
Hendak Ambil Sandal, Bocah 9 Tahun Tewas Tercebur ke Lubang Galian di Kubu Raya
-
Doa dan Jadwal Azan Magrib untuk Wilayah Sambas Sabtu 23 Maret 2024
-
Jadwal Buka Puasa Sambas Hari Ini Jumat 22 Maret 2024
-
Doa dan Jadwal Azan Magrib untuk Wilayah Sambas Kamis 21 Maret 2024
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal