SuaraKalbar.id - Sebagai bagian dari komitmen dalam memperkuat budaya keselamatan kerja dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, Aston Pontianak Hotel & Convention Center menyelenggarakan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan sistem hydrant pada Selasa, 27 Mei 2025.
Kegiatan ini dilangsungkan pada pukul 15.00 WIB di area parkir hotel dan diikuti oleh seluruh karyawan dari berbagai divisi.
Pelatihan tersebut menjadi agenda rutin yang digelar manajemen Aston setiap enam bulan sekali sebagai bagian dari sistem manajemen keselamatan dan tanggap darurat.
Kali ini, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dari Transera Hotel yang ikut berpartisipasi, mencerminkan semangat kolaborasi lintas institusi dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan siaga.
Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pembekalan teori dan praktik langsung terkait teknik dasar pemadaman api.
Tim Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Aston Pontianak memandu jalannya pelatihan dengan mengedepankan pendekatan partisipatif.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis APAR, prosedur penggunaan yang benar, serta penanganan awal kebakaran menggunakan sistem hydrant.
General Manager Aston Pontianak, Anto W. Soemartono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini menjadi prioritas bagi manajemen hotel dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi karyawan dan tamu.
“Kami menyadari bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam industri perhotelan. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi standar K3, tetapi juga untuk membekali seluruh karyawan dengan keterampilan dasar dalam merespons situasi darurat dengan cepat dan tepat sesuai dengan SOP yang sudah ada,” ujar Anto.
Baca Juga: Aston Pontianak dan Mitra Hadirkan Wedding Exhibition The Art of Love
Selain penyampaian teori, pelatihan juga dilengkapi dengan simulasi pemadaman api.
Setiap peserta diberi kesempatan untuk mencoba langsung memadamkan api dengan APAR dalam kondisi simulasi nyata.
Simulasi tersebut dilakukan di bawah pengawasan ketat instruktur berpengalaman guna memastikan semua tahapan dilakukan sesuai standar keselamatan.
Kegiatan ini bukan hanya ditujukan untuk peningkatan kapasitas individu, melainkan juga bagian dari upaya konkret perusahaan dalam mendukung program pemerintah dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya di sektor jasa pelayanan publik seperti perhotelan.
Aston Pontianak berharap, melalui pelatihan ini, setiap karyawan tidak hanya mampu bersikap tanggap dalam kondisi darurat, tetapi juga bisa menjadi garda terdepan dalam memastikan keamanan tamu, rekan kerja, serta aset hotel.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap elemen dalam tim kami memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk menghadapi potensi risiko kebakaran. Tidak hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai komitmen moral kami terhadap keselamatan bersama,” tambah Anto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM