- Memasukkan plastik, styrofoam, serta wadah take-out ke oven dapat menyebabkan pelelehan dan kontaminasi makanan berbahaya.
- Bahan kertas seperti kardus dan kotak pizza tidak boleh dimasukkan karena berisiko menghitam hingga memicu kebakaran.
- Kaca biasa, peralatan mengandung baterai, serta benda berbahan kayu dapat pecah atau terbakar di dalam oven.
SuaraKalbar.id - Menggunakan oven memang memudahkan banyak pekerjaan dapur, mulai dari memanggang, menghangatkan, hingga memasak berbagai hidangan. Namun, di balik kemudahannya, penggunaan oven sebenarnya membutuhkan perhatian khusus.
Tidak semua bahan atau wadah yang tampak aman boleh dimasukkan ke dalam oven. Kesalahan kecil dapat memicu kerusakan peralatan, kontaminasi makanan, bahkan kebakaran dapur.
Banyak orang tanpa sadar memasukkan kardus, plastik, styrofoam, atau peralatan tertentu karena mengira bahan tersebut cukup kuat menahan panas.
Padahal setiap material memiliki batas suhu yang berbeda. Memahami daftar barang yang dilarang masuk oven sangat penting untuk menjaga keamanan rumah sekaligus memperpanjang umur oven Anda.
Agar aktivitas memasak lebih aman, berikut daftar lengkap barang yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam oven:
1. Plastik dan Peralatan Berbahan Plastik
Plastik merupakan benda yang paling sering salah digunakan pada oven. Wadah makanan take-away, mangkuk plastik, hingga spatula tertentu tidak dirancang untuk menahan suhu tinggi. Saat terkena panas oven, plastik bisa:
- Meleleh dan menempel pada permukaan oven
- Mengeluarkan asap beracun
- Mengkontaminasi makanan
- Meninggalkan noda sulit dibersihkan
Perlu dicatat, label microwave-safe tidak berarti aman untuk oven. Suhu oven jauh lebih tinggi dan berpotensi merusak plastik dalam hitungan menit.
2. Styrofoam dan Wadah Take-Out
Styrofoam atau foam sangat rentan meleleh ketika dipanaskan. Zat kimia di dalamnya dapat berpindah ke makanan, menimbulkan risiko kesehatan, dan bahkan memicu percikan api. Bila ingin memanaskan makanan dari restoran, selalu pindahkan ke wadah kaca atau logam yang aman untuk oven.
3. Kertas, Kardus, dan Kotak Pizza
Bahan berbasis kertas seperti kotak pizza, piring kertas, tisu dapur, hingga karton tidak memiliki ketahanan panas yang cukup. Suhu oven dapat menyebabkan bahan tersebut menghitam, menjadi bara, hingga terbakar. Satu-satunya pengecualian adalah kertas roti (parchment paper) yang memang memiliki label oven-safe.
4. Kaca yang Tidak Tahan Panas
Tidak semua kaca dibuat untuk menahan suhu tinggi. Kaca biasa, seperti gelas minum atau mangkuk dekoratif, berpotensi pecah akibat thermal shock. Pecahan kaca dapat menyebar di dalam oven dan membahayakan pengguna. Selalu pilih kaca berlabel borosilikat atau tempered untuk keamanan optimum.
5. Wadah atau Peralatan yang Mengandung Baterai
Berita Terkait
-
Tak Punya Banyak Waktu di Dapur? Peralatan Pintar Kini Bisa Bantu Masak Lebih Praktis
-
5 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven yang Praktis Dibikin di Rumah
-
3 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven, Anti Ribet Cuma Pakai Teflon
-
Hadirkan Velvet Series, Modena Bikin Dapur Makin Estetik dan Fungsional
-
Chef Devina Bagikan Tips Mempercantik Dapur agar Masak Lebih Menyenangkan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional
-
BRI Tawarkan ORI030 dengan Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun