- KPU Kota Singkawang menetapkan 176.701 pemilih setelah pemutakhiran data berkelanjutan Triwulan IV 2025.
- Proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini berlangsung intensif dari Oktober hingga Desember 2025.
- Hasil pemutakhiran mencakup penambahan 3.459 pemilih baru dan 2.854 pemilih tidak memenuhi syarat.
SuaraKalbar.id - Jumlah pemilih yang ditetapkan mencapai 176.701 orang. Proses pemutakhiran data berlangsung intensif sepanjang periode Oktober hingga Desember 2025.
Anggota KPU Kota Singkawang Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Umar Faruq, mengatakan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil pemutakhiran terakhir pada tahun 2025.
"KPU Kota Singkawang menetapkan rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan Triwulan IV tahun 2025 sebanyak 176.701 pemilih, dengan rincian 88.969 pemilih laki-laki dan 87.732 pemilih perempuan," katanya melansir Antara, Minggu 7 Desember 2025.
Pemutakhiran mencakup pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), serta pemilih yang mengalami perbaikan data. Untuk kategori pemilih baru, tercatat sebanyak 3.459 orang telah masuk dalam daftar pemilih.
"Pemilih baru ini terdiri dari warga pindah domisili, penduduk yang genap berusia 17 tahun, dan pensiunan TNI maupun Polri," ujarnya.
Pemilih baru tersebar di Singkawang Tengah 1.022 orang, Singkawang Barat 748 orang, Singkawang Timur 339 orang, Singkawang Utara 513 orang, dan Singkawang Selatan 837 orang. Adapun jumlah pemilih tidak memenuhi syarat tercatat sebanyak 2.854 orang.
Pemilih TMS ini meliputi pemilih meninggal dunia, pemilih ganda, belum genap berumur 17 tahun dan belum menikah saat dilakukan pemutakhiran, pindah domisili, menjadi prajurit TNI, anggota Polri, WNA, hingga pemilih yang dicabut hak politiknya oleh putusan pengadilan.
Pemilih TMS tersebar di Singkawang Tengah 722 orang, Singkawang Barat 920 orang, Singkawang Timur 248 orang, Singkawang Utara 292 orang, dan Singkawang Selatan 672 orang.
Selain itu, KPU juga melakukan perbaikan data terhadap 1.658 pemilih di lima kecamatan. Umar mengatakan bahwa sumber data pemutakhiran berasal dari Kemendagri melalui KPU RI, Bawaslu, serta tanggapan masyarakat.
"Data tersebut kami olah melalui proses pengecekan dan pemetaan, kemudian disandingkan dengan daftar pemilih tetap terakhir. Penyandingannya menggunakan DPT Pilkada 2024 karena itulah DPT termutakhir," jelasnya.
Sebelumnya, KPU Singkawang telah melaksanakan pleno PDPB Triwulan II dan III Tahun 2025. Pada Triwulan II jumlah PDPB mencapai 176.526 pemilih, sedangkan pada Triwulan III jumlahnya 176.096 pemilih.
Kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini dilakukan untuk menjaga akurasi DPT secara berkesinambungan dan tersinkronisasi dengan data kependudukan nasional.
Berita Terkait
-
Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?
-
Mengapa KPU Tak Verifikasi Keaslian Ijazah Jokowi Saat Pilpres 2014?
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Akhirnya Dirilis, Drama Berjilid-jilid Segera Berakhir?
-
Profil Bonatua Silalahi, Peneliti yang Ungkap Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Ini dia Penampakan Salinan Ijazah Jokowi Telegalisir dari KPU
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Sudah Lunas Rp54 Juta, Jemaah Haji Kalbar Masih Dibebani Biaya Tambahan Rp7,1 Juta
-
7 SD Swasta Favorit di Pontianak untuk PPDB 2026, Lengkap dengan Estimasi Biaya dan Keunggulannya
-
38 Ton Pinang Asal Kubu Raya Diekspor ke Bangladesh, Tapi Apa Khasiat dan Risikonya?
-
Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
-
Panggilan yang Terlewat di Tragedi Sekadau, Kisah Korban Helikopter yang Menggetarkan