- Bandara Supadio Pontianak mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
- Prosedur antisipasi mencakup manajemen keterlambatan dan peningkatan fasilitas ruang tunggu penumpang bandara.
- Posko Angkutan Nataru telah dibentuk bersama dengan stakeholder seperti Kepolisian, TNI AU, dan BMKG.
SuaraKalbar.id - Lonjakan penumpang di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) terus meningkat, menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)
Untuk mengantisipasi hal itu, pihak bandara menyiapkan beberapa prosedur, diantaranya delay management hingga ketersediaan Posko Angkutan Nataru.
"Untuk antisipasi kami sudah menyiapkan beberapa prosedur lah ya, selama Netaru ini yang pertama kami ada delay management, kemudian juga ada antisipasi terkait kepada penumpang di ruang tunggu, juga kami meningkatkan kemampuan dari fasilitas-fasilitas yang ada di Bandara Udara," kata Airport Quality & SMS Department Head Bandara Supadio, Idham Rahadian, melansir suarakalbar, Selasa 23 Desember 2025.
Selain itu, Posko Angkutan Nataru di Bandara Udara Supadio Pontianak sudah di persiapkan menjelang Natal dan Tahun Baru dengan menggandeng beberapa stakeholder diantaranya dari Kepolisian hingga TNI AU.
"Jadi hanya ada satu Posko, saat ini di posko ini sudah diisi oleh teman-teman dari stakeholder, ada dari kepolisian, ada dari BMKG, ada dari TNI AU, kemudian Basarnas, dan instansi-instansi lainnya termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat juga hadir," ujarnya.
Terkait keamanan, pihak bandara terus bersinergi dengan Polri maupun TNI untuk terus melakukan pengawasan di Bandara Supadio Pontianak.
"Pengawasan keamanan untuk di sisi publik kita dibantu oleh teman-teman dari TNI Polri, nanti ada patroli K9 juga rencananya, terus kemudian untuk di dalam, teman-teman dari pengamanan Bandar Udara menjalankan segala sesuatunya sesuai dengan SOP, dan ketentuan yang berlaku sesuai perundang-undangan," katanya.
Berita Terkait
-
Solusi Cepat Jelajah Kalbar: Panduan Lengkap Marina Express April 2026!
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap