- Banjir rob melanda beberapa wilayah Kalimantan Barat selama beberapa hari, menyebabkan ketinggian air beragam di permukiman.
- Genangan air akibat banjir memicu kemunculan hewan liar, seperti ular berukuran besar, masuk ke dalam rumah warga.
- Petugas Damkar mengimbau warga berhati-hati membersihkan rumah dan segera menghubungi mereka jika menemukan hewan berbahaya.
SuaraKalbar.id - Sejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar), kembali menghadapi banjir rob. Banjir ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dengan ketinggian air yang bervariasi.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Mentari Pontianak, Iwan, mengatakan genangan air yang memasuki kawasan permukiman tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga memicu kemunculan hewan liar ke dalam rumah penduduk.
“Selama banjir rob ini kami sudah menerima sejumlah laporan adanya hewan liar salah satunya ular yang masuk kedalam rumah warga dan ukuranya cukup besar,” kata Iwan, melansir suarakalbar, Rabu 7 Januari 2026.
Iwan menuturkan terutama di daerah yang tergenang air cukup lama, Hewan-hewan tersebut kerap keluar dari habitatnya dan masuk ke rumah warga untuk mencari tempat kering, saat tidak disadari tentu hewan tersebut akan membahayakan penghuni rumah.
Kami menyarankan warga agar berhati-hati saat membersihkan rumah, gudang, atau saluran air. Warga juga diminta tidak panik apabila menemukan hewan berbahaya dan segera menghubungi petugas Damkar untuk penanganan yang aman,” tuturnya.
Selain itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan, menutup akses masuk hewan ke dalam rumah, serta mengawasi anak-anak yang bermain di area genangan banjir.
Berita Terkait
-
Banjir Rob di Semarang Bikin Tekor Rp848 Miliar: Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
-
Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran