- Pasokan LPG 3 Kg subsidi di Nanga Pinoh dipastikan aman dan lancar menjelang Imlek dan Ramadan 2026.
- Harga jual LPG 3 Kg bersubsidi di pangkalan resmi tetap stabil, yaitu Rp21 ribu per tabung.
- Masyarakat dapat membeli gas dengan mudah di pangkalan resmi seperti Alif Jaya tanpa antrean panjang.
SuaraKalbar.id - Pasokan LPG 3 kilogram bersubsidi di wilayah Nanga Pinoh menjelang perayaan Imlek dan Ramadan 2026 dalam kondisi aman dan lancar. Sejumlah pangkalan resmi tetap menyalurkan gas kepada masyarakat dengan Rp21 ribu per tabung.
Salah satu pangkalan yang aktif melayani warga berada di Pangkalan Alif Jaya mitra agen PT Melawi Nusantara Pinoh, yang beralamat di Jalan Provinsi Nanga Pinoh – Kota Baru Kilometer 3.
“Alhamdulillah hari ini, kami kembali menyalurkan Gas LPG 3 kg kepada masyarakat. Warga diharapkan membawa KTP saat membeli, “ katanya melansir Antara, Senin, 9 Februari 2026.
Di lokasi ini, warga terlihat bisa membeli LPG 3 kg dengan relatif mudah tanpa harus antre panjang seperti yang sempat terjadi di waktu-waktu sebelumnya. Hal serupa juga terlihat di pangkalan Gas King City yang beralamat di Desa Kenal.
Warga mengaku senang karena ketersediaan gas bersubsidi saat ini lebih terjamin, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya membuat kebutuhan rumah tangga meningkat.
LPG 3 kg sangat dibutuhkan untuk memasak, baik untuk kebutuhan harian maupun persiapan hidangan saat perayaan nanti.
“Sekarang lebih mudah dapat gas, dan harganya juga masih Rp21 ribu. Sangat membantu kami,” ujar Rahmi salah satu warga yang ditemui di pangkalan.
Kelancaran distribusi ini diharapkan terus terjaga agar masyarakat kecil tetap bisa mengakses LPG bersubsidi dengan harga terjangkau, khususnya menjelang momen penting seperti Imlek dan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas memasak di rumah tangga.
Berita Terkait
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi
-
Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal